• 4

‘Berolah Raga’ di Jembatan Halte Busway Ciledug-Tendean-Blok M

‘Berolah Raga’ di Jembatan Halte Busway Ciledug-Tendean-Blok M



Jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Trunojoyo

Jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Trunojoyo koridor XIII Ciledug-Tendean-Blok M (Foto: Aprilandika Pratama)
Sudah bukan rahasia lagi, pengguna bus TransJakarta sering dipaksa “berolah raga” dengan berjalan di jembatan penyeberangan orang (JPO) halte busway yang cukup panjang dan beranak tangga banyak. Tak lama lagi “sarana olah raga” akan bertambah lagi, yaitu JPO di sepanjang busway koridor XIII.
kumparan mengunjungi beberapa JPO busway di koridor XIII dengan rute Ciledug-Tendean-Blok M (CTM) yang sedang dibangun, Kamis (15/12).
Salah satu halte dengan ketinggian yang cukup melelahkan adalah halte di Jl Trunojoyo, di depan Mabes Polri. Ketinggian pilar beton di Jalan Trunojoyo dan Kebayoran Lama menjadi titik tertinggi dari semua ruas CTM, yaitu mencapai 23 meter.
Konstruksi halte dan jembatan Trunojoyo sampai saat ini memang masih belum rampung sepenuhnya. Jalan di halte agak landai dan licin bila terkena air. Tangga berundak dipilih untuk menghubungkan satu ketinggian dengan ketinggian yang lain pada rangkaian jembatan.
Tidak tampak tanda-tanda lift atau tangga berjalan yang akan dibangun untuk memudahkan pengguna jalan.
Jalan layang busway CTM memiliki panjang 10,5 kilometer dengan 12 halte. Beberapa halte berada di posisi yang tinggi, seperti halte di Jalan Trunojoyo, namun ada yang lebih rendah. Misalnya saja di Jalan Wolter Monginsidi, tepatnya di depan Rumah Makan Holy Smoked.
Halte ini sederhana tetapi tetap memperhatikan kenyamanan pengguna JPO, khususnya bagi kaum disabilitas.
"JPO ini memang sedikit beda, Mas, kita tidak menggunakan panel berundak di bagian bawahnya dan menggantinya dengan panel datar yang lebih ramah bagi kaum disabilitas,” kata Rahmad (45) yang sedang mengerjakan proyek tersebut.

Pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO)

Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang belum rampung di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Aprilandika Pratama)

Masih ada lagi halte lain di Jalan Wolter Monginsidi maupun di Jalan Kiai Maja yang jembatannya agak rendah.
Melihat jembatan meliuk-liuk dengan anak tangga berlimpah, kapan ya, pengguna transportasi umum akan dimanjakan?

NewsJakartaJembatan PenyeberanganTransjakartaTransportasi

500

Baca Lainnya