Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKM-DR UIN Malang Kunjungi UMKM Bandeng Presto di Kampung Marga Jaya

Reza Oktaviabri

Reza Oktaviabri

I am a student majoring in English literature at UIN Malang with a focus on the Journalism profession course

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Reza Oktaviabri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKM-DR UIN Malang berfoto bersama pemilik UMKM Bandeng Presto di Kampung Marga Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKM-DR UIN Malang berfoto bersama pemilik UMKM Bandeng Presto di Kampung Marga Jaya

Mahasiswa KKM-DR UIN Malang Kunjungi UMKM Bandeng Presto di Kampung Marga Jaya

Kelompok Kerja "Elite" Kuliah Kerja Mahasiswa - Dari Rumah (KKM-DR) UIN Malang melakukan kunjungan ke salah satu UMKM yang bergerak di bidang olahan makanan bandeng presto di Kampung Marga Jaya, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/12/2021).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program kerja dari kelompok "Elite" yang memiliki tujuan untuk meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat pasca pandemi.

UMKM milik pasangan suami-istri Harry dan Wiwin ini diberi nama "Hawwin Ikan Presto". Produk olahannya banyak digemari masyarakat luas. Pasalnya, bandeng presto yang dihasilkan berbeda dengan bandeng presto pada umumnya.

Bandeng presto ini dapat digoreng dalam keadaan beku dan tanpa menggunakan telur. Selain itu, bagi yang membeli ikan bandeng ini tidak perlu khawatir terkena cipratan minyak goreng panas. Bandeng yang dihasilkan tidak amis dan tidak berbau lumpur. Hal ini dibuktikan oleh Harry selaku pemilik usaha ini ketika mahasiswa KKM-DR melakukan kunjungan ke tempat produksi bandeng presto.

Mahasiswa KKM-DR UIN Malang mengkonsumsi Bandeng Presto

Lebih lanjut, Harry menceritakan bagaimana awal mula ia merintis usaha bandeng presto kepada Mahasiswa KKM-DR. Ia sempat mengalami jatuh bangun dalam membangun usahanya. Namun, Harry tidak pernah menyerah. Maka dari itu, perjuangan yang ditempuh Harry dapat dijadikan motivasi bagi Mahasiswa KKM-DR.

Harry mengaku bahwa selama pandemi ini tingkat pemesanan mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan banyaknya pasar yang tutup akibat kebijakan pemerintah sehingga ia tidak bisa memasarkan hasil produknya. Berawal dari hal tersebut, mahasiswa KKM-DR kelompok kerja "Elite" melakukan teknik pemasaran digital bagi produk Hawwin Bandeng Presto. Mengingat saat ini hampir semua aktivitas ketika pandemi dialihkan menjadi sistem online. Maka, penjualan secara daring adalah solusinya.

Mahasiswa KKM-DR kelompok kerja "Elite" membantu mendesain poster pemasaran agar terlihat lebih menarik. Kemudian, masing-masing anggota akan memasarkan poster pemasaran bandeng presto ke sosial media yang mereka miliki. Tidak hanya itu, mereka pun memasarkan produk melalui mulut ke mulut. Mereka menawarkan produk tersebut ke keluarga, saudara maupun teman mereka. Dengan begitu, produk Hawwin Bandeng Presto akan lebih dikenal luas karena mahasiswa KKM-DR berasal dari berbagai daerah yang berbeda.