Konten dari Pengguna
"Mahasiswa KKN Sosialisasikan Fermentasi Pakan Ternak dan POC di Gunungsari"
2 Agustus 2025 18:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
"Mahasiswa KKN Sosialisasikan Fermentasi Pakan Ternak dan POC di Gunungsari"
Mahasiswa KKN Universitas Boyolali melaksanakan penyuluhan dan praktik pembuatan pakan ternak fermentasi serta pupuk organik cair (POC) di Desa Gunungsari, Wonosegoro, Boyolali.Oktavia Rizky Ramadhan
Tulisan dari Oktavia Rizky Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Boyolali, 31 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Boyolali yang ditempatkan di Desa Gunungsari, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, melaksanakan kegiatan penyuluhan dan praktik langsung mengenai fermentasi pakan ternak dan pembuatan pupuk organik cair (POC). Kegiatan ini bertempat di Balai Desa Gunungsari dan diikuti oleh masyarakat setempat, termasuk perangkat desa, RT/RW, dan kelompok tani.
ADVERTISEMENT
Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa KKN Universitas Boyolali berinisiatif memperkenalkan teknologi tepat guna yang bersumber dari potensi lokal desa. Bahan-bahan seperti kulit jagung yang banyak ditemukan di sekitar desa digunakan untuk fermentasi pakan ternak, sedangkan urin sapi dimanfaatkan sebagai bahan utama pupuk organik cair.
Ahmad Kurniawan selaku Ketua KKN menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis dan aplikatif dalam bidang peternakan dan pertanian. “Kami ingin warga desa dapat memanfaatkan limbah organik yang selama ini kurang diperhatikan, ungkapnya.
Dalam sesi penyuluhan, mahasiswa tidak hanya memaparkan teori, tetapi juga mengajak warga untuk melakukan praktik langsung pembuatan pakan fermentasi dan pupuk organik cair. Antusiasme warga terlihat dari aktifnya mereka mengikuti setiap tahapan, mulai dari pencampuran bahan hingga penyimpanan produk akhir.
ADVERTISEMENT
Mbah Nardi selaku Peternak di-Gunungsari menyampaikan: “Kami berterimakasih kepada mahasiswa KKN Universitas Boyolali yang telah hadir dan berbagi ilmu yang sangat dibutuhkan bagi
kami dalam menunjang persediaan pakan di kandang. Harapannya, ilmu ini bisa terus diterapkan oleh Peternak lain,” ujarnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Universitas Boyolali dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan dan penguatan kearifan lokal. Diharapkan, hasil dari program ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang bisa direplikasi di desa-desa lain.
Dokumentasi kegiatan ini akan menjadi bagian dari laporan akhir KKN dan juga sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan kegiatan pengabdian masyarakat Universitas Boyolali di masa mendatang.

