Konten dari Pengguna

ONE Championship Dukung Gerakan Pengentasan Cyberbullying

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Angela Lee dan Brandon Vera mengajak para fan untuk menyebarkan pesan positif di media sosial (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Angela Lee dan Brandon Vera mengajak para fan untuk menyebarkan pesan positif di media sosial (ONE Championship)

Dalam beberapa bulan terakhir, para atlet ONE Championship telah terlibat dalam berbagai kampanye positif demi menciptakan sebuah tempat yang nyaman bagi semua orang.

Di tengah banyaknya masalah yang menimpa, waktu terasa semakin berat bagi beberapa pihak – terutama yang mengalami diskriminasi sosial dalam berbagai bentuk.

Para atlet serta Juara Dunia ini juga sempat berjuang menghadapi berbagai kesulitan dalam hidup mereka. Dan mereka tak ingin hal serupa semakin menjamur dan dianggap sebagai sesuatu yang wajar.

Pekan lalu, para Juara Dunia dari berbagai disiplin bela diri ini mendukung gerakan pengentasa aksi rasilisme lewat tagar #BlackoutTuesday. Kini, mereka berdiri tegak melawan cyberbullying.

embed from external kumparan

Cyberbullying adalah aksi yang menggunakan alat komunikasi elektronik untuk melakukan pelecehan emosional terhadap seseorang, dan hal ini semakin sering terjadi seiring berkembangnya teknologi dan internet.

Isu ini mencapai puncak pada hari Sabtu, 23 Mei. Setelah menerima pelecehan online dari berbagai pengguna media sosial, pegulat profesional wanita Jepang dan bintang serial realitas televisi berjudul Terrace House, Hana Kimura, mengakhiri hidupnya. Ia baru berusia 22 tahun.

Dalam sebuah usaha untuk membendung kebencian terhadap siapapun dan mencegah terjadinya sebuah tragedi lain, beberapa atlet terbaik ONE Championship memutuskan untuk angkat bicara.

Juara Dunia ONE Heavyweight Brandon “The Truth” Vera, Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai Stamp Fairtex, serta atlet bela diri campuran sensasional Rika “Tiny Doll” Ishige, Bi “Killer Bee” Nguyen dan Gurdarshan “Saint Lion” Mangat menyampaikan sebuah pesan khusus lewat video dan mengajak para penggemar untuk bergabung dalam upaya melawan perundungan siber.

instagram embed

Selain itu, Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee juga menyampaikan sebuah pesan lewat akun media sosialnya tentang topik ini.

Atlet keturunan Asia yang kini tinggal di Amerika tersebut mengatakan bahwa perkataan seseorang bisa memiliki dampak yang luar biasa.

“Kata-kata anda dapat mengangkat dan menyembuhkan seseorang, namun itu juga dapat menjatuhkan dan menghancurkan seseorang,” tulisnya.

“Tolong, berpikirlah dua kali sebelum anda berbicara. Itu dapat menyelamatkan hidup seseorang.”

embed from external kumparan
kumparan post embed