Konten dari Pengguna

ONE Championship: Membayangkan Jika Ryuto Sawada Bertemu Stefer Rahardian

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ryuto Sawada telah menunjukkan kapasitasnya di ONE Championship, namun ujian sesungguhnya bisa jadi datang dari atlet Indonesia (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Ryuto Sawada telah menunjukkan kapasitasnya di ONE Championship, namun ujian sesungguhnya bisa jadi datang dari atlet Indonesia (ONE Championship)

ONE Championship kembali akhir pekan lalu lewat sebuah perhelatan bertajuk ONE: REIGN OF DYNASTIES II di Singapura.

Ajang yang telah direkam sebelumnnya tersebut menampilkan beberapa kejutan, termasuk penampilan ciamik para bintang baru yang tengah berupaya menunjukkan supremasi di pentas global.

Salah satu talenta yang bersinar pada ajang tersebut adalah Ryuto "Dragon Boy" Sawada. Atlet asal Jepang tersebut tampil dominan lewat kemampuan grapplingnya selama tiga ronde untuk mengalahkan Miao Li Tao lewat keputusan mutlak dari para juri.

instagram embed

Meski masih berusia 24 tahun, kemenangan tersebut merupakan yang ke-13 dalam sepanjang karier profesionalnya. Salah satu kemenangan pentingnya adalah saat menang cepat atas atlet Indonesia Aziz Calim dalam laga debutnya di ONE Championship pada Agustus tahun lalu.

Langkah Selanjutnya di ONE Championship

Kemenangan atas atlet Tiongkok pada pekan lalu tersebut semakin menunjukkan bahwa ia adalah kompetitor yang harus diperhitungkan di divisi strawweight.

Meski sempat menyampaikan keinginannya untuk menantang dua kompatriot berpengalaman dalam divisinya–mantan Juara Dunia ONE Strawweight Yoshitaka “Nobita” Naito dan Yosuke “The Ninja” Saruta–Sawada mungkin harus meraih kemenangan lain sebelum bisa menghadapi para pesaing teratas di divisi tersebut.

Laga dengan sesama grappler bisa menjadi ujian bagi kualitasnya. Dan ia dapat membuktikan kelayakannya jika bisa mengatasi salah satu atlet terbaik Indonesia, Stefer “The Lion” Rahardian.

video youtube embed

Stefer, Juara Turnamen ONE Flyweight Indonesia, telah menunjukkan perkembangan karier yang cepat dengan menjadi salah satu seniman bela diri campuran terbaik di tanah air sejauh ini.

Atlet asal Bali MMA ini tak gentar dalam beradu pukulan atau menghujani lawan dengan serangan ground-and-pound. Namun, pemegang sabuk cokelat Brazilian Jiu-Jitsu ini juga kerap menang lewat eksekusi kuncian yang sempurna. Faktanya, lebih dari separuh kemenangan dalam kariernya datang dari submission.

Pertemuan antara Stefer dan Sawada akan menjadi laga impian bagi para penggemar grappling, dan pemenangnya jelas akan menyandang status sebagai salah satu pencetak submission terbaik dalam divisi strawweight.

Belum dipastikan laga selanjutnya bagi kedua grappler handal ini, namun jika terjadi, maka laga ini bisa jadi menjadi sebuah duel menarik.

Selanjutnya, ONE Championship akan menggelar ONE: INSIDE THE MATRIX pada 30 Oktober mendatang. Ajang ini dapat disaksikan live lewat ONE Super App, Vidio, Kaskus TV, MAXstream dan SCTV.

kumparan post embed