Bola & Sports
·
18 Juli 2021 22:34
·
waktu baca 3 menit

ONE Championship: Membedah Divisi Strawweight Muay Thai

Konten ini diproduksi oleh ONE Championship
ONE Championship: Membedah Divisi Strawweight Muay Thai (799331)
searchPerbesar
Aksi sang Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai, Sam-A Gaiyanghadao, saat mengalahkan Rocky Ogden. Foto: ONE Championship
Sam-A Gaiyanghadao saat ini memang menjadi penguasa divisi strawweight ONE Super Series, tetapi ada banyak penantang potensial yang bisa melengserkannya dari takhta juara.
ADVERTISEMENT
Di disiplin Muay Thai, para penantang tersebut meliputi atlet veteran dan beberapa wajah baru, yang memiliki kesempatan untuk merebut sabuk emas di panggung dunia.
Berikut adalah daftar nama yang bisa menjadi ancaman bagi Sam-A dalam “seni delapan tungkai.”

Sang Penguasa

ONE Championship: Membedah Divisi Strawweight Muay Thai (799332)
searchPerbesar
Sam-A Gaiyanghadao mengangkat sabuk Juara Dunia ONE Championship. Foto: ONE Championship
Sejauh ini, Sam-A belum terhentikan sejak berlaga di divisi strawweight.
Sebagai mantan Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai, ia terbukti mampu bersaing dengan lawan yang berbadan lebih besar. Begitu berlaga di kelas yang mendekati berat badan alaminya, ia semakin tak terhentikan.
Sang seniman bela diri elite itu memiliki catatan rekor sempurna 4-0 di divisi strawweight, termasuk meraih dua penyelesaian dominan.
Tendangan tajam dan pukulan kiri solid dari sang veteran telah menjadi mimpi buruk bagi para lawan yang kesulitan meladeni akurasi dan presisi serangannya.
ADVERTISEMENT
Di Muay Thai, serangan siku tajam milik Sam-A selalu berhasil membahayakan para rivalnya baik dari jarak dekat maupun jauh.
Melihat dominasinya saat ini, maka dibutuhkan penampilan luar biasa dari seorang atlet untuk melengserkan sang penguasa dari singgasananya.

Para Penantang Teratas

Sebagai penantang teratas, Josh “Timebomb” Tonna menjadi pria terakhir yang mencoba merebut sabuk emas milik Sam-A. Namun, ia harus mengakui kedigdayaan sang legenda dari Thailand usai menderita tiga knockdown beruntun di ronde kedua.
Meski demikian, atlet Australia ini tetap tak bisa diremehkan. Ia telah bangkit dan kekalahan tersebut justru membuatnya semakin kuat.
Kemenangan KO luar biasa Tonna atas Andy “Punisher” Howson menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk menyingkirkan lawan elite. Jika bisa kembali menuju jalur kemenangan, “Timebomb” punya peluang revans atas Sam-A.
ADVERTISEMENT
Joseph “The Hurricane” Lasiri adalah penantang potensial lain yang bisa masuk hitungan. Saat ini, ia menempati peringkat kedua divisi strawweight.
Walau lebih sering berlaga di divisi flyweight, Lasiri langsung menggebrak saat bersua Rocky Ogden dalam sebuah laga catchweight. Hal ini membuktikan jika ia pun adalah kandidat kuat untuk merebut sabuk emas divisi strawweight.
Penampilan Lasiri hampir tak dapat tertandingi saat berlaga di divisi idealnya. Pria berpostur 170 sentimeter itu bisa memberi masalah besar bagi para penantang lain.
Andy Howson adalah nama lain yang harus diperhitungkan. Sam-A mendeskripsikannya sebagai penantang paling berbahaya di divisi strawweight Muay Thai.
Jika rekam jejak adalah parameter yang pas, maka ucapan Sam-A tidaklah salah.
ADVERTISEMENT
Atlet berjuluk “Punisher” ini memiliki arsenal kuat yang bisa mengimbangi kekuatan Sam-A. Terlebih, seluruh laganya di ONE selalu berlangsung sengit.

Tantangan Dari Kickboxer

Aslanbek Zikreev memang menjalani laga debut di ONE dalam disiplin kickboxing. Namun, ia sejatinya adalah praktisi Muay Thai.
Berbeda dari Tonna dan Lasiri yang lebih agresif dalam jarak dekat, Zikreev kerap menggunakan footwork dan serangan balik. Hal ini jelas bisa memberi tantangan berbeda bagi Sam-A, yang terbiasa menaklukkan lawan dengan gaya agresif dari jarak dekat.
Saat beradu serangan, Zikreev juga memiliki hook kiri dan serangan lutut kuat. Seluruh arsenal serangan itu merupakan jaminan laga kelas atas saat ia bersua Sam-A.

Pendatang Baru

Prajanchai PK.Saenchai Muaythaigym menjadi nama besar baru yang memasuki ONE Championship. Ia digadang-gadang menjadi ancaman terberat bagi Sam-A dan bisa meruntuhkan dominasinya.
ADVERTISEMENT
Saat resmi bergabung bulan lalu, atlet fenomenal Thailand ini bertekad untuk menghibur para penggemar ONE Super Series – dan ia punya modal kuat untuk memenuhi janjinya.
Prajanchai memiliki catatan rekor luar biasa 337-51-3. Selain itu, ia pun telah berkali-kali menjadi Juara Dunia Lumpinee dan Rajadamnern Stadium Muay Thai, yang menempatkannya sebagai salah satu atlet paling dihormati di muka bumi.
Terlebih, ia memiliki dua tangan baja yang mengantarkannya pada gelar Juara WBA Asia Selatan dalam disiplin tinju.
Saat berlaga menghadapi Sam-A di laga puncak ONE: BATTLEGROUND akhir Juli nanti, aksinya bisa memberi warna baru bagi persaingan sengit di divisi strawweight.

Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!

ADVERTISEMENT