kumparan
23 Jul 2019 15:55 WIB

Menyambut Hari Anak, Ini 4 Hak Si Kecil yang Perlu Diketahui

Ilustrasi anak dan haknya. Foto: Orami parenting
Sejak dahulu, permasalahan pada anak-anak memang sudah terjadi. Tidak heran bahkan organisasi besar seperti Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) juga peduli terhadap hal ini.
ADVERTISEMENT
Di Indonesia sendiri, Hari Anak Nasional jatuh pada 23 Juli setiap tahunnya. Perayaan ini bertujuan untuk menghormati hak-hak anak.
Selain itu, Hari Anak Nasional juga dirayakan sebagai perenungan bagaimana sebuah bangsa dapat membantu anak-anak memiliki yang terbaik dalam hidup mereka.
Nah, berikut ini adalah hak anak yang harus didapatkan Si Kecil. Sudahkah Moms dan Dads memenuhinya?
  1. Hak Bermain
Hak anak yang pertama adalah bermain dan berkreasi, yakni hak dasar yang harus didapatkan Si Kecil. Bermain, untuk anak sendiri, memiliki beragam manfaat termasuk meningkatkan imajinasi untuk menciptakan banyak ide.
World Health Organization (WHO) menyatakan kalau interaksi tatap muka dengan orang tua atau wali sangat penting untuk perkembangan anak kecil. Membacakan mereka cerita, bermain, dan aktivitas fisik dianggap jauh lebih penting dari pada screen time.
ADVERTISEMENT
Main di luar ruangan nyatanya membuat anak sehat baik secara fisik maupun mental. Ajak anak Moms bermain di luar ruangan, mengenal alam, dan menemukan hal-hal baru yang mungkin juga tidak ditemukan di sekolah.
  1. Hak Pendidikan
Hak anak kedua yang harus didapatkan buah hati adalah pendidikan. Pendidikan pertama yang didapatkan oleh anak ada di rumah, baik oleh Moms maupun Dads yang akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental Si Kecil.
Pendidikan awal yang bisa dilakukan orang tua antara lain adalah latihan motorik, latihan pengenalan huruf, bercerita, dan mewarnai.
Diketahui kurangnya pendidikan di rumah berdampak buruk pada Si Kecil, seperti malu dan tidak bersemangat saat berada bersama banyak orang. Hal itu juga akan berdampak pada tumbuhkembangnya.
ADVERTISEMENT
Pakar pendidikan dan Dekan Fakultas Humaniora di Universitas Wits, Ruksana Osman, mengatakan kalau sekolah adalah hak anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua dan juga pemerintah.
“Ada tanggung jawab besar pada pemerintah untuk dan masyarakat sipil untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan ditingkatkan untuk semua anak, terutama mereka yang berasal dari rumah tangga miskin,” kata Osman.
  1. Hak Perlindungan
Ketiga adalah hak anak untuk mendapatkan perlindungan. Sebagai orang tua tentu Moms dan Dads akan melindunginya dengan sekuat tenaga.
Meski begitu, ajari juga Si Kecil untuk menolak dan berkata tidak serta menjaga dirinya sejak dini. Termasuk juga ajari ia menjaga privasi dan bagian tubuhnya yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.
ADVERTISEMENT
  1. Hak Mendapatkan Akta Kelahiran (Legalitas)
Hak anak keempat merupakan hak untuk mendapatkan Akta Kelahiran, yang berarti berkaitan dengan diri Si Kecil mendapatkan status kebangsaan, yang merupakan hak kelima yang harus dipenuhi berdasarkan kesepakatan PBB.
Ditambah lagi, saat ini anak memiliki kesempatan untuk memiliki KIA (Kartu Identitas Anak) yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.
Sementara itu, lima hak lainnya adalah makanan (nutrisi dan gizi), akses kesehatan, rekreasi, kesamaan, dan berperan dalam pembangunan.
Kalau semua hak anak ini dipenuhi, tentu generasi penerus Indonesia akan lebih baik lagi. Kalau Moms sendiri, sudahkah memenuhi seluruh hak Si Kecil?
(TPW)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·