News
·
18 November 2020 8:28

2 DPO MIT Poso Tewas, 1 asal Bima, NTB

Konten ini diproduksi oleh PALU POSO
2 DPO MIT Poso Tewas, 1 asal Bima, NTB (23935)
Evakuasi 2 jenazah DPO MIT Poso di Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, Selasa (17/11). Foto: Istimewa
Satu dari dua DPO MIT Poso yang tewas baku tembak di Desa Bolano, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), merupakan warga kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
ADVERTISEMENT
“Untuk saat ini yang sudah ada keluarganya adalah Wahid alias Aan alias Bojes, asal Parigi Moutong. Sementara Aziz masih dilakukan upaya untuk menghubungi keluarga. Aziz adalah warga kota Bima, NTB,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, Rabu (18/11).
Didik mengatakan, rencananya kedua jenazah DPO yang tewas tertembak di gubuk perkebunan warga pada Selasa (17/11) pagi ini akan dilakukan autopsi lalu dilakukan kepengurusan untuk pemakaman.
“Sekarang jenazahnya masih dilakukan otopsi,” katanya.
Dijelaskannya, kedua DPO mengalami luka tembak di beberapa bagian organ tubuh, mengingat sebelum ditangkap terjadi baku tembak antara anggota DPO dan aparat.
“Terkait pemakaman, saat ini masih menunggu keputusan apakah akan dilakukan pemakaman di Kota Palu atau di daerah masing-masing terduga dan dikembalikan ke keluarga. Kita menunggu," ujar Didik.
2 DPO MIT Poso Tewas, 1 asal Bima, NTB (23936)
Sebelumnya, dua terduga teroris Poso anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang sempat berkeliaran di Palu tewas tertembak.
ADVERTISEMENT
Kedua kelompok MIT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu adalah Wahid alias Aan alias Bojes dan Aziz.
Sebelumnya kedua DPO terduga teroris ini dilakukan pengejaran oleh Tim Densus 88 dibantu Brimob dan TNI karena kemunculannya di Kompleks Perikanan, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kapolda Sulteng, Abdul Rakhman Baso mengatakan, polisi melakukan penangkapan terhadap kedua DPO yakni Wahid alias Aan alias Bojes dan Aziz tepat pukul 05.30 WITA, Selasa (17/11), di Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Pada saat dilakukan penangkapan kedua DPO melakukan perlawanan sehingga diambil tindakan tegas dan terukur sehingga menyebabkan kedua DPO tewas.
“Dari dua DPO ini polisi mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya 1 pucuk senjata pendek, bom lontong 2 buah, tenda dan beberapa barang bukti lainnya,” kata Kapolda, Selasa (17/11).
ADVERTISEMENT