News
·
16 November 2020 18:07

2 DPO Narkoba Belum Ditangkap, Proses Hukum Adik Pasha Tetap Berjalan

Konten ini diproduksi oleh PALU POSO
2 DPO Narkoba Belum Ditangkap, Proses Hukum Adik Pasha Tetap Berjalan (146722)
Kepala BNN Sulawesi Tengah Brigjen Pol Sugeng Suprijanto. Foto: Kristina Natalia/PaluPoso
Proses hukum kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat Helmi Said adik kandung Sigit Purnomo Said atau Pasha terus berjalan.
ADVERTISEMENT
Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah saat ini berupaya mengungkap kepemilikan 15 paket narkotika jenis sabu yang diamankan dari tersangka.
“Tetap diproses, 15 paket barang itu masih belum ada yang mengaku barangnya siapa,” kata Kepala BNN Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Sugeng Suprijanto saat dihubungi, Senin (16/11).
Sugeng mengatakan, terkait kasus ini ada dua DPO yang masih dilakukan pengejaran. Meskipun dua DPO berjenis kelamin satu laki-laki dan satu perempuan ini belum ditangkap, proses hukum akan terus berjalan sesuai dengan aturannya.
“Tetap diproses walau DPO belum tertangkap,” ujarnya
Dijelaskannya, sebelumnya Helmi Said ditangkap oleh BNN Sulawesi Tengah, pada 5 Oktober 2020, di kampung narkoba, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Setelah diselidiki, ternyata Helmi Said sudah ditetapkan sebagai DPO oleh BNN Sulawesi Utara.
ADVERTISEMENT
“Sebelum penangkapan, ternyata Sulut sudah tetapkan sebagai DPO dan kita pun bantu nyari juga,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini Sulteng masuk peringkat ke-4 penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Itu artinya, perlu kerjasama kepolisan dan masyarakat untuk mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika.
“Kian meningkat sehingga perlu ada kerjasama untuk memberantas penyalahgunaan narkotika ini,” jelasnya.