News
·
12 Januari 2021 19:27

2 Terdakwa Perkara Pilkada Tolitoli Dituntut Hukuman Berbeda

Konten ini diproduksi oleh PALU POSO
2 Terdakwa Perkara Pilkada Tolitoli Dituntut Hukuman Berbeda (158851)
Sidang tuntutan dua terdakwa perkara pidana Pilkada Tolitoli, Sulawesi Tengah, di Pengadilan Negeri setempat. Selasa (12/1). Foto: Istimewa
Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut dua terdakwa perkara pidana pilkada dalam agenda sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Tolitoli, Sulawesi Tengah, Selasa (12/1).
ADVERTISEMENT
"Dalam agenda sidang pembacaan tuntutan kedua terdakwa kami tuntut dengan hukuman berbeda," kata JPU pada Kejaksaan Negeri Tolitoli, La Ode Muh Nuzul kepada PaluPoso, Selasa (12/1).
Nuzul menjelaskan, setelah menjalani proses pemeriksaan terdakwa dan saksi, pihaknya menuntut kedua terdakwa dengan hukuman berbeda di mana terdakwa Amirullah alias Mindolla dituntut pasal 178C ayat 2, kurungan penjara 36 bulan dan denda Rp 36 juta subsidair 1 bulan kurungan.
Sedangkan Firman Abd Majid alias Iman dituntut pasal 178A, Undang-Undang RI Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada dengan kurungan penjara 24 bulan, dan denda Rp 24 juta subsider 1 bulan kurungan.
Sidang perkara pidana pilkada ini diketuai majelis Hakim Dion Handung Harimurti beserta dua hakim anggota, Yudith Fitri Dewanty dan Arga Febrian yang juga dihadiri oleh pengacara masing-masing terdakwa.
ADVERTISEMENT
"Untuk pembacaan putusan perkara pilkada diagendakan pada Kamis 14 Januari 2021 mendatang," kata Nuzul.
Sebelumnya diberitakan, dua tersangka kasus pidana Pilkada 2020 Kabupaten Tolitoli, akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tolitoli, Sulawesi Tengah, di mana proses pelimpahan kasus tersebut dinyatakan lengkap (P21).
"Dua tersangka ini sebelumnya diproses oleh pihak kepolisian, setelah dinyatakan lengkap P21 langsung diserahkan kepada kami," kata Pj. Kasi Pidum Kejari Tolitoli, La Ode Muh Nuzul, kepada PaluPoso, Rabu (6/1).