News
·
26 Januari 2021 20:18

6 Joki Bayaran Tanpa Rapid Test di Palu Diamankan Polisi

Konten ini diproduksi oleh Palu Poso
6 Joki Bayaran Tanpa Rapid Test di Palu Diamankan Polisi (401200)
searchPerbesar
6 warga Palu yang menjadi joki bayaran tanpa rapid test terhadap pelaku perjalanan di Palu diamankan Polisi. Foto: Istimewa
Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kota Palu, Sulawesi Tengah, berhasil mengamankan 6 orang pelaku joki bayaran untuk meloloskan pelaku perjalanan yang tidak memiliki rapid test antigen maupun antibodi di Pos COVID-19 Tawaeli, Kota Palu, Senin (25/1), sekitar pukul 18.30 WITA.
ADVERTISEMENT
6 pelaku yang ditangkap Satgas COVID-19 Tawaeli itu, langsung dibawa ke Polsek Palu Utara untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.
Dihubungi PaluPoso, Kapolsek Palu Utara, Iptu Rustang mengatakan, 6 pelaku itu sudah dibawa ke Polres Palu.
"Kami bawa ke Polres karena warga di situ kalau ada yang sudah diamankan begitu, ramai-ramai mereka ke Polsek, kemarin saja kita didemo, tapi penjelasan dari Polres mereka dibina dulu dan tidak ditahan, makanya mereka (pendemo) langsung bubar," kata Rustang, Selasa (26/1).
Ia menjelaskan, modus pelaku joki bayaran melakukan aksinya, yaitu mereka berdiri di tepi jalan di seputaran lokasi sebelum perbatasan Pos COVID-19 Tawaeli. Ketika ada kendaraan dari arah luar Kota Palu, mereka menahannya lantas menanyakan kelengkapan dokumen kesehatan.
6 Joki Bayaran Tanpa Rapid Test di Palu Diamankan Polisi (401201)
searchPerbesar
Satgas COVID-19 Palu amankan joki bayaran tanpa rapid test di Palu. Foto: Istimewa
"Bahkan, tidak segan-segan mereka menahan para pelintas dan menanyakan apakah mereka mempunyai surat rapid atau tidak," kata Rustang, Selasa (26/1).
ADVERTISEMENT
Menurutnya, untuk para pelintas yang tidak memiliki surat rapid antigen, maka pelaku langsung menawarkan membawa mereka dengan bayaran 50 sampai 100 ribu per kepala.
"Kalau mereka lewat di pos COVID-19 Tawaeli, alasan mereka (pelaku) mengatakan pelintas yang dibonceng itu adalah warga sekitar," ujarnya.
Namun, sepandai-pandai mereka menjalankan aksinya, akhirnya diketahui juga oleh petugas di Pos COVID-19 Tawaeli. Saat itu, ada 4 para pelintas yang coba diloloskan oleh pelaku, namun diketahui oleh Tim Satgas COVID-19 Tawaeli.
Sementara itu, saat dilakukan pembinaan di Polres Palu, 6 pelaku ini telah berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.