News
·
26 Juli 2021 15:27
·
waktu baca 2 menit

Belum Ada Laporan Kerusakan Dampak Gempa 5,9 Magnitudo di Tojo Una-Una, Sulteng

Konten ini diproduksi oleh Palu Poso
Belum Ada Laporan Kerusakan Dampak Gempa 5,9 Magnitudo di Tojo Una-Una, Sulteng (145308)
searchPerbesar
Kapal laut di Pelabuhan Ampana tujuan Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una-una, Desember 2018. Gempa yang terjadi di wilayah itu hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa. [Foto: Alisan/Palu Poso]
Gempa tektonik berkekuatan 5,9 magnitudo melanda wilayah Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (26/7), dan masih terus dipantau pihak kepolisian.
ADVERTISEMENT
BMKG merilis episenter gempa bumi ini berlokasi di Teluk Tomini pada jarak 55 kilometer arah Timur Laut Kabupaten Tojo Una-Una, Sulteng, pada kedalaman 10 km. Tepatnya episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,74° LS ; 121,88° BT.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi karena sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan normal.
BMKG juga telah memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
Meski begitu, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setyo Prayitno mengatakan, gempa ini terasa di Ampana, ibukota Kabupaten Tojo Una-una pada skala III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).
ADVERTISEMENT
Kemudian Poso, Wakai III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Malili, Palu II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Toli-Toli II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Setyo dalam rilis pers.
Sementara itu, gempa ini terasa hingga di Kabupaten Banggai, Sulteng. Banggai berjarak ratusan kilometer dengan Kabupaten Tojo Una-una. Warga Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai, sempat keluar rumah. Beruntung tak ada kerusakan.
"Iya kita lari keluar rumah rumah tadi," kata Idin, warga Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai kepada media ini.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kapolres Tojo Una-una, AKBP Riski Fara Sandy, mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban yang diakibatkan gempa berkekuatan 5,9 magnitudo itu.
"Belum ada laporan kerugian materil maupun jiwa," ujar dia, Senin (26/7), pukul 13.55 WITA.
Saat ini, kata dia, terdapat wilayah yang sulit dijangkau sinyal. Intinya, pihak kepolisian mengumpulkan informasi terkait dampak gempa.
"Masih kita kumpulkan sampai sore, tapi hingga saat ini belum ada," ujarnya.
Titik gempa, kata dia, di wilayah Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-una.
"Sudah di dekat-dekat Pulau Buka-buka, tapi titik pastinya nanti berkoordinasi kepada BMKG atau BPBD," katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020