kumparan
KONTEN PUBLISHER
16 Februari 2020 20:27

Ketika 3 Bakal Calon Gubernur Sulteng Kompak Tampil dalam Satu Panggung

WhatsApp Image 2020-02-16 at 20.17.06.jpeg
Tiga tokoh masyarakat Sulawesi Tengah merupakan bakal calon Gubernur yang akan mengikuti kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Sulteng 2020. Hidayata Lamakarate (Kiri), Anwar Hafid (Tengah) dan Rusdi Mastura (Kanan). Foto: Istimewa
“Sayang mengapa masih saja kau ragukan cintaku. Ketulusan hatiku kupersembahkan hanya untuk mu. Sayang, andaikan kau dapat melihat hatiku kau akan menyadari betapa ku sangat mencintaiku"
ADVERTISEMENT
Syair lagu Jangan Salah Menilaiku yang diciptakan Tagor Pangaribuan itu, kompak dinyanyikan oleh Anwar Hafid, Rusdy Mastura dan Hidayat Lamakarate di sela-sela kegiatan rangkaian perayaan Imlek yang dilaksanakan di Lapangan Vatulemo Kota Palu, Sulawesi tengah, Minggu (16/2).
Syair lagu yang dinyanyikan oleh ketiga tokoh masyarakat Sulawesi Tengah ini merupakan bakal calon Gubernur yang akan mengikuti kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Sulteng 2020, seolah ingin menegasikan, betapa mereka mencintai masyarakat Sulawesi Tengah.
Rasa cinta itulah yang mendorong ketiga tokoh masyarakat Sulteng ini bertekad maju pada suksesi kepemimpinan setelah masa jabatan periode kedua Gubernur Longki Djanggola berakhir. Cinta yang ingin menyejahterakan masyarakat Sulawesi Tengah.
Bait syair lagu Jangan Salah Menilaiku itu dibawakan secara bergiliran oleh Anwar Hafid, Rusdy Mastura dan Hidayat Lamakarate itu juga menjadi pemandangan langkah.
ADVERTISEMENT
Tiga figur yang memiliki kans besar mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah pada 2020, bertemu dalam satu panggung kegiatan dan tampil kompak tanpa ada yang menunjukkan rivalitas antara satu dengan lainnya.
WhatsApp Image 2020-02-16 at 20.17.06 (1).jpeg
Tiga tokoh masyarakat Sulawesi Tengah merupakan bakal calon Gubernur yang akan mengikuti kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Sulteng 2020. Hidayata Lamakarate (Kiri), Anwar Hafid (Tengah) dan Rusdi Mastura (Kanan). Foto: Istimewa
Pemandangan ini seolah juga ingin menegasikan kepada masyarakat, terutama kepada para suksesor kandidat untuk mengedepankan sikap saling menghormati dan tidak saling menjelekkan. Sebab, di tataran para kandidat, mereka adalah sahabat, saudara dan sesama masyarakat Sulteng. Mereka memliki satu tujuan, mensejahterakan masyarakat yang didasari rasa cinta. Seperti syair lagu Jangan Salah Menilaiku.
Anwar Hafid ditemui PaluPoso usai pelaksanaan rangkaian perayaan Imlek, Minggu (16/2), mengakui bahwa Rusdy Mastura dan Hidayat Lamakarate adalah sahabatnya.
“Mereka adalah sahabat saya, sekalipun kita rival secara politik tapi persahabatan adalah di atas segalannya,” kata Anwar Hafid yang diwacanakan akan berpasangan dengan Sigit Purnomo Said alias Pasha.
ADVERTISEMENT
Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi tengah ini malah menganggap Rusdy Mastura dan Hidayat Lamakarate adalah putra-putra terbaik bangsa.
“Kak Cudi (Panggilan akrab Rusdy Mastura) dan Pak Hidayat (Hidayat Lamakarate) adalah putra-putra daerah yang terbaik,” kata Anwar Hafid.
Menurut mantan Bupati Morowali dua periode itu, berkontestasi di Pilkada adalah hal lumrah dan biasa- biasa saja, bukan yang luar biasa.
“Kita seakan bertentangan tapi sebenarnya kita semua sedang mengarah pada muara yang sama yaitu kesejahteraan rakyat Sulteng,” ujar Anwar Hafid yang saat ini mewakili Sulawesi Tengah di Senayan.
WhatsApp Image 2020-02-16 at 19.43.40.jpg
Suasana foto bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa Sulawesi Tengah dengan tiga tokoh masyarakat Sulawesi Tengah yang merupakan bakal calon Gubernur yang akan mengikuti kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Sulteng 2020. Anwar Hafid (Kiri Tengah), Rusdi Mastura (Tengah) dan Hidayat Lamakarate (Kanan Tengah). Foto: Istimewa
Olehnya kata Anwar Hafid, siapa saja yang berani berkontestasi dalam politik maka dia harus siap menanggung konsukuensinya, yakni siap menang dan siap kalah.
ADVERTISEMENT
“Ketika menang jangan jumawa dan kalau kalah jangan marah,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Rusdy Mastura yang berpasangan dengan Ma’mun Amir akan maju di Pilgub Sulteng 2020 diusung oleh Partai NasDem. Partai besutan Surya Paloh ini tinggal menggenapkan 2 kursi untuk memenuhi syarat minimal mengusung satu pasangan calon karena Partai NasDem memiliki 7 wakil di DPRD Sulteng.
Sementara Anwar Hafid yang diusung oleh Partai Demokrat, digadang-gadang akan berpasangan dengan Sigit Purnomo Said alias Pasha. Vokalis Band Ungu ini merupakan pengurus DPP PAN dan disebut-sebut sudah mengantongi SK pencalonan dari PAN. Sehingga, koalisi Demokrat-PAN berjumlah 6 kursi dan masih perlu berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat minimal mengusung satu pasangan calon.
ADVERTISEMENT
Sedangkan Hidayat Lamakarate santer beredar akan berpasangan dengan Nurmawati Dewi Bantilan. Walau Hidayat belum memiliki kendaraan politik untuk maju pada Pilgub Sulteng seperti dua saingan politiknya itu tapi Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng ini memiliki kans kuat diusung oleh Partai Gerindra. Tagline “Lanjutkan” menjadi indikasi kuat jika Hidayat Lamakarate menjadi penerus Gubernur Longki Djanggola yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan