News
·
27 Mei 2021 20:47
·
waktu baca 2 menit

Pemda Parigi Moutong Kerja Sama KKP Buka Penerimaan Peserta Didik Vokasi KP

Konten ini diproduksi oleh Palu Poso
Pemda Parigi Moutong Kerja Sama KKP Buka Penerimaan Peserta Didik Vokasi KP (533036)
searchPerbesar
Taruna Taruni asal Bone, Sulawesi Selatan yang akan melaksanakan praktik perkuliahan di Mosing Beach Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (7/3). Foto: Diskominfo Parimo
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka program penerimaan peserta didik vokasi Kelautan dan Perikanan (KP) pada satuan pendidikan di lingkungan Kementerian KKP.
ADVERTISEMENT
Melalui Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumberdaya Manusia (BRSDM) KKP membuka penerimaan peserta didik baru, untuk satuan pendidikan tinggi mulai dari tanggal 10 Mei hingga 8 Juli 2021.
"Kementerian KKP melalui BRSDM KP menerapkan sistem vokasi dengan pendekatan Teaching Factory (Tefa) yakni 70 persen praktik dan 30 persen teori," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong Mohamad Nasir, Kamis (27/5).
Menurutnya sistem pendidikan Taruna Taruni secara semi kemiliteran untuk membangun kedisiplinan, kejujuran, jiwa korsa dan team work yang handal dan profesional.
Lanjut Nasir, satuan pendidikan tinggi Kelautan Perikanan yang bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Parigi Moutong adalah Diploma IV Poltek AUP Jakarta, Diploma III Poltek KP Sidoarjo, Poltek KP Bitung dan Poltek KP Bone.
Pemda Parigi Moutong Kerja Sama KKP Buka Penerimaan Peserta Didik Vokasi KP (533037)
searchPerbesar
Taruna Taruni asal Bone, Sulawesi Selatan yang akan melaksanakan praktik perkuliahan di Mosing Beach Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (7/3). Foto: Diskominfo Parimo
"Jalur penerimaan peserta didik dilaksanakan melalui jalur umum dan jalur khusus," kata Nasir.
ADVERTISEMENT
Jalur umum lanjutnya, terbuka bagi pendaftar yang berasal dari masyarakat umum. Adapun jalur khusus terbuka untuk peserta yang berasal dari anak pelaku utama nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, petambak garam dan pemasar perikanan.
"Pada tahun akademik tahun ajaran 2021/2022, KKP memberikan kesempatan kepada anak pelaku utama untuk mengikuti pendidikan dilingkungan KKP sebanyak 55 persen dari total jumlah yang diterima," ujar Nasir.
Menurutnya para peserta yang sudah mendaftar akan melewati berbagai tahapan penerimaan seleksi akademik yaitu seleksi fisik, seleksi kesehatan dan seleksi wawancara.
Untuk informasi lebih lanjut terkait penerimaan peserta didik KKP 2021, dapat langsung ke kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong.