Bisnis
·
24 Februari 2021 12:00

Petani di Poso Berhasil Kembangkan Bawang Merah Varietas Lokananta

Konten ini diproduksi oleh PALU POSO
Petani di Poso Berhasil Kembangkan Bawang Merah Varietas Lokananta (52968)
Panen perdana Bawang Merah asal Biji (TSS) varietas Lokananta bantuan APBN tahun 2020 di Desa Buyumpondoli, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulteng. Foto: Istimewa
Petani Bawang Merah di Desa Buyumpondoli, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, melakukan panen perdana, pada Selasa (23/2), hasil uji coba pengembangan budidaya Bawang Merah varietas Lokananta.
ADVERTISEMENT
"Produksi rata-rata sesuai hasil ubinan sebanyak 15-20 ton per hektare umbi basah" kata Kepala Dinas Pertanian Poso, Suratno, Rabu (24/2).
Suratno mengatakan, panen perdana bawang merah asal biji (TSS), Selasa (23/2), seluas 11,5 hektare dari total 50 Ha luas tanaman bawang merah jenis ini yang siap dipanen.
Kadis juga menambahkan, jika varietas ini adalah bantuan dari Ditjen Holtikultura Kementerian Pertanian bersumber dana APBN tahun anggaran 2020.
"Sisa luasan tanaman bawang merah yang masih ada akan dipanen bulan depan atau Maret 2021," ujarnya.
Petani di Poso Berhasil Kembangkan Bawang Merah Varietas Lokananta (52969)
Panen Perdana Bawang Merah asal Biji (TSS) varietas Lokananta bantuan APBN tahun 2020 di Desa Buyumpondoli, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulteng. Foto: Istimewa
Sementara itu ada beberapa permasalahan yang terjadi, di antaranya adalah kesulitan petani dalam menyemai benih asal biji tersebut. Sebab, memang hampir semua petani di Pamona Puselemba baru pertama kali menanam bawang merah asal biji seperti ini.
ADVERTISEMENT
"Sebab di sini hanya ada dua orang petani yang pernah mengikuti pelatihan sistem budidaya bawang merah asal biji oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah," jelas Suratno.
Beberapa petani menyatakan lebih memilih bertanam bawang merah asal umbi dibanding bawang merah asal biji. Selain waktu tanam yang lama karena harus menyemaikan benih terlebih dahulu, metode pemeliharaan bawang merah asal umbi dianggap lebih mudah. Bukan hanya itu, anakan bawang asal umbi lebih banyak dibandingkan asal biji.
"Petani di wilayah Lore Bersaudara panen bawang merah asal umbi secara swadaya,” ujarnya. ** (Deddy)