Polisi Ciduk Wanita di Sulteng yang Sebut Cuaca Ekstrem Akibat Bakar Bayi

Konten Media Partner
23 Februari 2022 15:38
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi Ciduk Wanita di Sulteng yang Sebut Cuaca Ekstrem Akibat Bakar Bayi (4954)
zoom-in-whitePerbesar
Wanita berinisial SR (23) diamankan di Mapolsek Polsek Luwuk usai menyebarkan berita hoaks di media sosialnya terkait isu cuaca ekstrem atau buruk di wilayah Banggai, Sulteng, Rabu (23/2/2022). Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Wanita berinisial SR (23) ditangkap Polsek Luwuk usai menyebarkan isu hoaks di media sosialnya terkait isu cuaca ekstrem di wilayah Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (23/2). SR menyebut kalau cuaca ektrem itu diakibatkan ada warga yang sedang bakar bayi.
ADVERTISEMENT
Kapolsek Luwuk AKP Candra mengatakan, unggahan SR di media sosial FB, sangat meresahkan masyarakat. Ia pun melakukan penyelidikan terkait keberadaan pemilik akun tersebut.
Di akun FB milik pelaku menyebutkan “Pantas ba angin ternyata moliu. Luwuk timur ada yg b bakar bayi”. Postingan ini telah beredar luas di medsos lainnya.
Tak butuh waktu lama, polisi pun berhasil mengetahui alamat pemilik akun yang menyebarkan informasi hoaks itu.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Pelaku kami undang untuk hadir ke kantor Polsubsektor Luwuk Timur untuk diminta keterangannya terkait postingan tersebut,” kata AKP Candra.
Di hadapan polisi, penyebar hoaks ini akhirnya membuat klarifikasi bahwa isu bayi dibakar tidak benar. Ia juga mengaku kena prank olah rekannya, sehingga unggahan itu langsung dihapus.
ADVERTISEMENT
“Atas perbuatannya, SR kemudian meminta maaf terutama bagi masyarakat Kecamatan Luwuk Timur, dan berjanji tidak mudah termakan hoaks lagi dengan membuat surat pernyataan,” kata AKP Candra.
Sebelumnya, cuaca ekstrem memang melanda Kabupaten Banggai beberapa hari terakhir. Hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Luwuk dan sekitarnya. ** (RK)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020