News
·
22 Februari 2021 12:51

Sulteng Gelar Event Ikan Hias Skala Nasional

Konten ini diproduksi oleh Palu Poso
Sulteng Gelar Event Ikan Hias Skala Nasional (335649)
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Arif Latjuba (tengah). Foto: DKP Sulteng
Penggemar ikan hias di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar event ikan hias berskala nasional dengan nama Sulteng Betta Regional Kontes, yang disponsori oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng.
ADVERTISEMENT
Kegiatan yang dilaksanakan di Palu Grand Mall selama dua hari, 20-21 Februari 2021 itu dihadiri sebagian besar penggemar ikan hias Cupang se-Sulawesi. Di antaranya, Makassar, Mamuju, Majene, Pasang Kayu, Manado, Polman. Selain itu juga dihadiri peserta dari Kabupaten Poso, Tolitoli, Ampana, Parigi, dan Donggala.
"Kegiatan dengan tema Masintuvu Kita Maroso ini, diharapkan dapat memberikan rangsangan kepada para pembenih ikan hias, khususnya Ikan Cupang di Sulawesi Tengah agar semakin bersaing di kancah Nasional, dan bisa menembus market Internasional," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Arif Latjuba saat memberikan sambutan usai menyerahkan penghargaan kepada pembenih Ikan Cupang di Sulawesi Tengah.
Sulteng Gelar Event Ikan Hias Skala Nasional (335650)
Event ikan hias berskala nasional dengan nama Sulteng Betta Regional Kontes, yang disponsori oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng. Foto: DKP Sulteng
Ia juga mengatakan pentingnya pendataan dan edukasi standarisasi Ikan Cupang yang ada. Hal itu agar usaha pembenihan Ikan Cupang tidak sebatas berlaku di saat pandemi saja. Tapi juga menjadi suatu pekerjaan yang menetap dan jangka panjang.
ADVERTISEMENT
Ia berharap event serupa bisa dilaksanakan pada waktu mendatang dengan skala yang lebih besar.
"Bisa jadi Sulteng buat acara skala internasional," kata Arif.
Ketua Panitia Lomba, Hidayat Pasgala mengatakan, panitia pelaksana membuka 8 kategori dan 33 kelas yang diperlombakan di event ini.
Lomba kali ini juga memperebutkan Piala Grand Champion, yang dimenangkan oleh Tadulako Betta yang berasal dari Kota Palu.
"Tim juri sebanyak 3 orang, berasal dari Kota Palu, Makassar dan Jakarta," ujarnya.