kumparan
21 Januari 2020 18:54

Update: Kapal Tenggelam di Sulteng Berisi 14 Orang, Semua Selamat

WhatsApp Image 2020-01-21 at 18.07.41.jpeg
Tim gabungan Badan Sar nasional (Basarnas) yang menggunakan KN Sar Bhisma untuk melakukan pencarian akhirnya berhasil menemukan 14 korban Kapal Motor (KM) Risfin Pratama Sakti yang tenggelam di Perairan Kabupaten Banggai Laut Sulawesi Tengah dengan keadaan selamat.
ADVERTISEMENT
“Alhamdulillah kami menemukan posisi KM Risfin Pratama Sakti yang tenggelam sekitar pukul 16.45 WITA, korban berjumlah 14 orang kami temukan dan langsung kami evakuasi menuju Desa Matanga dengan menggunakan KM Sar Bhisma dengan memakan waktu 55 menit, kata kepala Basarnas Palu Basrano kepada PaluPoso, Selasa petang (21/1).
Dikatakan Basrano, penemuan KM Risfin Pratama Sakti, berlokasi sekitar 3 mil laut dari Desa Matanga, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut, yang selanjutnya ke 14 korban yang terdiri dua perempuan 11 laki-laki, ditambah satu orang anak-anak dibawa menuju ke ibukota Kabupaten Banggai Laut.
WhatsApp Image 2020-01-21 at 18.07.40.jpeg
Sebelumnya diberitakan, Insiden kecelakan pelayaran kembali terjadi, kali ini menimpa sebuah Kapal Motor (KM) Risfin Pratama Sakti yang dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, akibat cuaca buruk.
ADVERTISEMENT
"Informasi insiden kapal tenggelam kami terima dari Polsek Lede dan laporan tersebut langsung kami tindaklanjuti,’’ kata Kepala Basarnas Palu, Basrano sesuai keterangan resminya yang diterima PaluPoso.
Basrano menjelaskan, sebelumnya KM Risfin Pratama Sakti melakukan pelayaran dari Pelabuhan Lede dengan tujuan Pelabuhan Menurut Basarano, pihaknya menerima kabar tersebut tersebut sekitar pukul 13.35 WITA, di mana terjadinya insiden kapal tenggelam sekitar pukul 12.00 WITA. Kapal itu dilaporkan membawa 6 penumpang dan 8 orang kru kapal.
Lokasi tenggelamnya KM Risfin Pratama Sakti pada koordinat °42'11.9"S - 123°35'9.10" di perairan Banggai Laut, berjarak T96 Nm dari Pelabuhan Luwuk dengan heding 134.
"Kapal mulai berlayar sekitar pukul 05.00 WITA dari pelabuhan Lede, diduga akibat cuaca buruk menjadi penyebab tenggelamnya KM Risfin Pratama Sakti," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Masih menurut Basrano selain berkoordinasi dengan unsur SAR Banggai Laut, pihaknya juga menurunkan sejumlah sarana pendukung dengan memberangkatkan KN SAR Bhisma, serta melibatkan BPBD, TNI, Pol Air, dan Dinas Perhubungan Banggai Laut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan