News
·
17 Juli 2021 9:18
·
waktu baca 2 menit

Viral Pemotor di Banggai Terjang Banjir Ujung-ujungnya Jatuh

Konten ini diproduksi oleh Palu Poso
Viral Pemotor di Banggai Terjang Banjir Ujung-ujungnya Jatuh (1259577)
searchPerbesar
Viral Pemotor di Banggai Terjang Banjir Ujung-ujungnya Jatuh. Foto: Istimewa
Video pengendara motor di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), terjatuh di jalan yang tertutup genangan air. Kejadian itu tepatnya di depan SPBU Kelurahan Batui, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.
ADVERTISEMENT
Pria yang terjatuh dari sepeda motor pada Kamis (15/7) sore itu, merupakan warga Kelurahan Balantang, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai bernama Abdullah B. Salam.
Video peristiwa ini kemudian viral di media sosial Tiktok dan Facebook. Di Tiktok video itu diunggah oleh akun @papamuda_1987 dengan link https://vt.tiktok.com/ZGJBmRfwd/.
Abdullah B. Salam menuturkan, awalnya merasa malu melihat video yang telah diviralkan di akun Facebook oleh netizen karena menjadi bahan candaan, tetapi akhirnya ia mengikhlaskan untuk diunggah. Hal ini agar diketahui oleh pemerintah Kabupaten Banggai bahwa adanya jalan rusak dapat mengancam pengendara dan perlu perbaikan.
Ia juga membiarkan video itu ditonton oleh banyak orang agar warga mengetahui bahwa di depan jalan SPBU Batui terdapat jalan yang rusak, sehingga harus berhati-hati saat melintas.
ADVERTISEMENT
“Biarkan saja video saya viral di medsos (media sosial) agar diketahui banyak orang, sehingga mereka harus berhati-hari jika melintasi jalan tersebut. Saya berharap video saya ini juga dapat ditonton langsung oleh Bupati Banggai, sehingga dapat menjadi perhatian pemerintah yang kemudian dapat memperbaiki jalan rusak di depan SPBU di Kelurahan Batui, Kecamatan Batui,” katanya, kepada media ini Jumat (16/7).
Sebelumnya para netizen ramai menyoroti permasalahan jalan yang rusak di depan SPBU Batui itu. Banyak postingan dan komentar miring dari para netizen. Mereka geram dengan kerusakan jalan yang seolah dibiarkan, sehingga digenangi air ketika hujan turun. Kondisi itu menyebabkan pengendara tak mengetahui adanya lubang di jalan tersebut.
Pantauan media ini, tak ada sistem drainase di ruas jalan itu. Ironisnya, ruas jalan ini telah lama mengalami kerusakan, tetapi belum juga dibenahi. Padahal, menjadi akses masyarakat menuju Kecamatan Batui Selatan, Toili, Moilong, dan Toili Barat. Bahkan terhubung hingga Kabupaten Morowali Utara.
ADVERTISEMENT