Pangan Publik Indonesia Siap Buka Layanan Ekspor Hasil Pertanian Pangan

Bersama Kebangkitan Swasembada Pangan Lebih dari keluarga dan saudara sedarah, kami membuka sharing dan keluh kesah
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pangan Publik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bogor, 14 Juli 2025 — Dalam rangka memperluas peran strategisnya dalam mendukung ekspor komoditas pertanian dan pangan nasional, Organisasi Pangan Publik Indonesia telah melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Karantina Indonesia Cabang Bogor yang berlokasi di Jl. Sambu No.9, RT.01/RW.03, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 1 Juli 2025, sebagai bentuk inisiatif konkret organisasi dalam memahami secara langsung prosedur dan biaya pengurusan berkas-berkas penting ekspor yang ditangani oleh instansi pemerintah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, tim Pangan Publik Indonesia secara khusus memfokuskan pembahasan pada tiga dokumen utama yang menjadi syarat krusial dalam kegiatan ekspor produk hasil pertanian dan pangan, yaitu Sertifikat Fitosanitasi, Sertifikat Pelepasan Karantina, dan Surat Keterangan untuk Benda Lain (SKBL). Selain menggali informasi teknis mengenai alur pengajuan dan persyaratan administratif, organisasi juga melakukan penelusuran awal terhadap estimasi biaya pengeluaran yang dibutuhkan oleh pelaku usaha, terutama pelaku UMKM dan komunitas produsen lokal, agar dapat mempersiapkan ekspor secara legal dan sesuai dengan regulasi nasional maupun standar internasional.
Kunjungan ini merupakan langkah awal dari rencana besar Pangan Publik Indonesia untuk membuka layanan biro jasa penitipan dan pengurusan dokumen ekspor produk pertanian dan pangan. Layanan tersebut nantinya akan menjadi jembatan antara produsen lokal dengan otoritas karantina, sehingga proses ekspor dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan transparan. Organisasi berharap, kehadiran layanan ini akan mendukung pelaku usaha pangan dalam mengakses pasar global tanpa harus terbebani oleh kerumitan birokrasi maupun ketidaktahuan terhadap prosedur teknis.
Dengan semangat kolaborasi antara masyarakat sipil dan lembaga pemerintah, Pangan Publik Indonesia terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem ekspor pangan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan visi organisasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan, inovasi, dan perluasan akses pasar global bagi produk-produk lokal Indonesia.
