Bupati Ungkap Penyebab Capaian Vaksinasi di Kabupaten Tegal Masih Rendah

Konten Media Partner
15 Januari 2022 20:32
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bupati Ungkap Penyebab Capaian Vaksinasi di Kabupaten Tegal Masih Rendah (15438)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Tegal Umi Azizah.
TEGAL - Capaian vaksinasi di Kabupaten Tegal sampai saat ini capaian vaksinasi belum mencapai 70 persen. Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan salah satu penyebabnya karena sulitnya mencari warga yang belum vaksin.
ADVERTISEMENT
"Kendala untuk mencapai 70 persen sesungguhnya secara teknis tidak ada. Hanya saja, mencari sasaran itu sudah sulit karena mobilitas warga Kabupaten Tegal sangat tinggi. Jadi yang bersangkutan tercantum namanya tapi orangnya tidak ada," kata Umi kepada awak media baru-baru ini.
Umi merinci, capaian vaksinasi berdasarkan basis fasilitas kesehatan (faskes) mencapai 66 persen. Berdasarkan KTP sudah 85 persen serta lansia 63 persen. Ia juga menyebut vaksinasi berbasis KTP sudah berjalan bagus. Untuk itu, pihaknya saat ini tengah melakukan validasi data.
Menurutnya, beberapa faktor yang jadi kendala di antaranya ada warga yang sudah didaftar dan belum dilakukan vaksinasi. Setelah dicek di lapangan ternyata banyak warga yang sudah meninggal. Hal ini karena warga tidak melapor ketika ada warga meninggal.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kemudian, kendala lain adalah ada juga warga yang sudah vaksin di luar daerah. Lalu ada juga warga yang komorbid yang berkali-kali ke faskes ternyata belum bisa divaksin karena ada penyakit. Kendala lain ada warga yang memang masih ragu-ragu divaksin, tapi jumlahnya sedikit.
"Sehingga rencananya ketika data sudah terkumpul, disinkronkan dan laporkan ke provinsi karena cari di lapangan sudah sulit. Kemarin Pemalang setelah disinkronkan seperti itu bisa naik 7 persen," ujarnya.
Selain itu, Umi juga menyampaikan jika vaksinasi dosis 1, dosis 2, dan 3 tuntas, maka vaksinasi untuk anak anak, yakni usia 6 tahun - 11 tahun bisa segera dilaksanakan. Diharapkan dengan peran dari berbagai instansi, seperti TNI/Polri, PMI Baiz, vaksinasi bisa secepatnya mencapai 70 persen.
ADVERTISEMENT
"Dinkes sudah ke provinsi untuk sinkronisasi data sekaligus menanyakan vaksin untuk anak anak," jelasnya. (*)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020