kumparan
KONTEN PUBLISHER
13 Juni 2019 13:47

Di Brebes Ada 6 Kecelakaan Selama Arus Mudik Balik 2019

WhatsApp Image 2019-06-11 at 16.46.01.jpeg
Arus Balik Lebaran di Jalur Pantura Brebes belum lama ini.
BREBES - Selama Operasi Ketupat Candi (OKC) 2019, Polres Brebes mencatat hanya ada 6 kecelakaan saat arus mudik dan balik lebaran. Angka ini naik 2 kasus jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 4 kasus kecelakaan saja.
ADVERTISEMENT
Arus mudik dan balik pada angkutan lebaran 2019 telah selesai. Hal tersebut dibarengi dengan berakhirnya OKC yang melibatkan unsur TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP. Pada musim mudik balik tahun ini, pemerintah telah menerapkan one way atau sistem satu arah di dalam tol. Ini berdampak juga pada lancarnya arus di arteri pantura.
Kabag Ops Polres Brebes Kompol Harry Sutadi usai apel konsolidasi OKC dan Persiapan PAM Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di halaman Mapolres, Kamis (13/6) menjelaskan, selama OKC digelar sejak 29 Mei sampai 10 Juni 2019, angka kecelakaan memang naik sebanyak 2 kasus.
"Kalau tahun 2018, ada 4 kasus, tahun 2019 ini ada 6 kasus kecelakaan. Namun demikian untuk semuanya korban luka ringan dan kerugian materiil sebesar Rp 42 juta sekian," jelas Harry.
ADVERTISEMENT
Meski angka kecelakaan naik, namun Harry menuturkan untuk angka fatalitas tahun ini nihil korban meninggal dunia. "Di tol ada 2 kasus dan non tol ada 4 kasus," katanya.
Secara keseluruhan, arus mudik dan balik kata Harry dapat berjalan dengan aman dan lancar. Meski masih terdapat beberapa titik kepadatan arus kendaraan. "Masih dalam tahap wajar. Di beberapa titik ada kepadatan namun itu bukan stuck (berhenti), itu tetap roda berputar," ungkap Harry.
Saat arus mudik kemarin, one way tak hanya diberlakukan di dalam tol saja, akan tetapi juga diterapkan di jalur tengah ketika terdapat antrian kendaraan cukup panjang.
"One way itu kan situasional. Utamanya di sepanjang dari Paguyangan sampai ke Songgom kita adakan one way karena padat. Ada tiga kali one way," katanya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, dalam rangka persiapan PAM menghadapi sidang PHPU, pihak kepolisian akan melaksanakan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD). Salah satunya yakni penebalan-penabalan pada titik-titik rawan gesekan.
"Kita juga akan mengadakan razia dan patroli sekala besar bersama TNI dan instansi terkait," pungkas Harry.
Reporter : Yunar Rahmawan
Editor : Muhammad Abduh
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan