News
·
24 Juni 2020 20:38

Diduga Kelelahan, Habib Luthfi Batal Silaturahmi Kebhinekaan di Kota Tegal

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Diduga Kelelahan, Habib Luthfi Batal Silaturahmi Kebhinekaan di Kota Tegal (389355)
Sekretaris Wantimpres Habib Luthfi, Kol. Purn. Khasbullah Ahmad memberikan sambutan mewakili Habib Luthfi di Masjid Agung Kota Tegal, Rabu (24/6/2020)
TEGAL - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya alias Habib Luthfi batal menghadiri silaturahmi kebhinekaan di Kota Tegal, Rabu (2/6/2020). Diduga Habib Luthfi kelelahan dan harus beristirahat.
ADVERTISEMENT
Sedianya ulama kharismatik asal Pekalongan itu akan hadir di Masjid Agung Kota Tegal, Kelenteng Tek Hay Kiong, dan Gereja Hati Kudus setelah acara di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal.
Pantauan di Masjid Agung, ratusan orang dari Tegal dan sekitarnya sudah hadir sejak siang. Banser selaku pengamanan bahkan memberikan cairan sanitizer kepada para jemaah yang datang. Sayangnya, jaga jarak aman harus terabaikan karena membludaknya jumlah orang hingga ratusan. Nampak sebagian orang bahkan ada yang tidak mengenakan masker.
Konvoi kendaraan rombongan Wantimpres tiba sekitar pukul 16.00 WIB lebih. Namun Habib Luthfi batal keluar meski kendaraan bernopol RI 88 yang ia tumpangi sudah di depan masjid. Tidak diketahui pasti alasannya.
Menurut informasi yang didapat, Habib Luthfi kelelahan dan harus beristirahat. Kendaraan yang ditumpangi Habib akhirnya putar balik menuju Balai Kota Tegal.
ADVERTISEMENT
Sementara Sekretaris Wantimpres Kolonel Purnawirawan Khasbullah Ahmad, hadir mewakili habib untuk hadir di acara Masjid Agung. Dalam sambutannya, Khasbullah Ahmad mengatakan kegiatan yang digelar itu merupakan gagasan dari Habib Luthfi untuk silaturahmi di beberapa daerah. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan lantaran perlu memberikan pencerahan dan mendinginkan suasana di tengah pandemi COVID-19.
"Situasi pandemi COVID-19 ini banyak sekali yang terdampak. Ada yang terkena PHK, pedagang tidak bisa berjualan," kata dia.
Khasbullah mengemukakan, banyaknya masyarakat terdampak itu dapat menimbulkan kerawanan. Melalui kegiatan silaturahmi diharapkan bisa mendinginkan suasana. "Harapannya kerukunan antar umat beragama yang selama ini sudah terjalin dengan baik bisa dilanjutkan dan diteruskan," pungkas dia.
Usai acara di Masjid Agung, rombongan selanjutnya bertandang ke Kelenteng Tek Hay Kiong, dan Gereja Hati Kudus. Sebelum akhirnya menuju Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota Tegal untuk ramah tamah. (*)
ADVERTISEMENT