DPRD Kota Tegal Layangkan Surat Rekomendasi Proyek "Malioboro" ke Wali Kota

Konten Media Partner
7 Oktober 2021 21:17
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
DPRD Kota Tegal Layangkan Surat Rekomendasi Proyek "Malioboro" ke Wali Kota (11652)
searchPerbesar
Massa meminta pelaksana pekerjaan proyek Jalan Ahmad Yani menghentikan sementara proyek "Malioboro" sampai ada kejelasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Kamis (23/9/2021). (dok panturapost.com)
TEGAL - Terkait pembangunan City Walk di Jalan Ahmad Yani yang akan dibuat seperti di Jalan Malioboro, Yogyakarta, DPRD Kota Tegal telah melayangkan surat rekomendasi untuk Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono.
ADVERTISEMENT
“Sudah (dikirim) suratnya," kata Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, saat dikonfirmasi PanturaPost.com, Kamis (7/10/2021) malam.
Dalam gambar salinan surat rekomendasi yang diterima PanturaPost.com, surat ditujukan langsung ke Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Surat selain ditandatangani Kusnendro, juga dua Wakil Ketua DPRD, Habib Ali Zaenal Abidin dan Wasmad Edi Susilo.
Dalam surat tersebut dijelaskan, mendasari hasil rapat konsultasi pimpinan DPRD bersama pimpinan Alat Kelengkapan Dewan dan pimpinan fraksi yang dilaksanakan pada 4 Oktober 2021 yang menyikapi situasi yang berkembang di masyarakat terkait penataan Jalan Ahmad Yani.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Atas dasar 6 pertimbangan, DPRD memberikan rekomendasi yang setidaknya ada 5 poin rekomendasi. Poin pertama, Wali Kota Dedy agar melakukan pertemuan dengan perwakilan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat setiap hari beraktivitas di kawasan Jalan Ahmad Yani untuk mensosialisasikan dampak positif negatifnya.
ADVERTISEMENT
Pada poin kedua, untuk memberikan rasa nyaman dan agar situasi kondusif, pelaksanaan pembangunan Jalan Ahmad Yani agar untuk sementara waktu dihentikan, dan selanjutnya dilakukan studi kelayakan dari berbagai aspek.
Kemudian poin ketiga, perlu dilakukan redesign terkait dengan konsep penataan untuk menampung aspirasi masyarakat sekitar. Terutama pemilik dan pelaku usaha agar tidak ada masyarakat yang dirugikan karena bahwa prinsip pembangunan adalah untuk mensejahterakan masyarakat.
Selanjutnya poin keempat, agar tidak memindahkan pedagang lama yang saat ini berjualan di Jalan Ahmad Yani, sehingga setelah penataan jalan selesai agar pedagang lama bisa diprioritaskan untuk berdagang kembali di lokasi tersebut.
Selanjutnya pada poin terakhir, DPRD merekomendasikan agar penggunaan food truck tidak menjadi keharusan. Sehingga penjual masih diberi kesempatan bisa menggunakan sarana motor roda tiga, atau gerobak dorong yang didesain dengan memenuhi unsur estetika agar bisa menjadi daya tarik wisata. (*)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020