News
·
9 Februari 2021 21:07

Harga Kedelai Terus Naik, Pengusaha Tahu Tempe di Tegal Berharap Stabil

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Harga Kedelai Terus Naik, Pengusaha Tahu Tempe di Tegal Berharap Stabil (1216)
Pengusaha tahu tempe tetap produksi meski dibuat bingung harga kedelai yang terus naik.
SLAWI – Harga kedelai yang terus naik membuat para pengusaha tahu tempe di Kabupaten Tegal bingung. Mereka dihadapkan dua pilihan, menaikan harga jual atau megecilkan produk tahu tempenya. Dan, berharap harga kedelai stabil.
ADVERTISEMENT
"Kami pengusaha tahu tempe sedang dihantui harga kedelai yang terus naik. Kemarin naik dan sekarang tambah naik. Jadi kami bingung. Dengan harga kedelai naik, kami harus gimana, mau mengecilkan produk tahu tempenya, apa menaikan harga jualnya," tutur salah satu pengusaha tahu tempe dan juga pedagang di pasar Bojong Kabupaten Tegal, Yuniati Dewi pada panturapost, Selasa ( 9/2/2021).
Dia mengungkapkan, harga kedelai awalnya Rp 7.000/Kg, sekarang menjadi Rp 10.000/Kg. “Kalau belinya satu karung, perkilo bisa harga Rp 9.800. Tapi kalau beli eceran perkilo bisa sampai Rp 10.000. Naiknya hampir Rp 3.000,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, kata dia, ada 2 pilihan. Dikecilin produknya atau harga dinaikan lagi. “Tapi bingung jualnya," keluh dia.
ADVERTISEMENT
Hal yang sama diungkapkan pengusaha dan pedagang tahu tempe di Pasar Bojong dan Bumijawa, Diroh. "Harga kedelai naik jadi Rp 10.000/Kg, itu beli di tempat. Kalau beli dan dianterin ke rumah itu bisa sampai lebih dari Rp 10.000,” terangnya.
Meski harga kedelai naik, namun mereka akan tetap produksi. Dan, untuk sementara tahu tempe masih dengan bentuk standar dan harganya biasa. “Tetapi kalau harga kedelai terus naik, mereka akan menentukan harga dan bentuk tahu dan tempenya,” kata dia seraya berharap harga kedelai stabil. (*)