kumparan
2 Oktober 2019 20:08

Masyarakat Bisa Tahu Pembangunan di Brebes Lewat Aplikasi Siperantau

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes kembali meluncurkan aplikasi online berbasis android. Kali ini Bidang Perencanaan dan Pengendalian Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes meluncurkan aplikasi Siperantau. Sebelumnya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes meluncurkan aplikasi yang diberinama Sistem Informasi Manajemen Penyelenggaraan Kepemudaan (Simpeda).
ADVERTISEMENT
Aplikasi Siperantau merupakan Integrasi Sistem Informasi Pelaporan dan Pemantauan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Kegiatan (Pengendalian Operasional Kegiatan) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes.
Aplikasi online berbasis android atau website ini bersifat informatif dan fungsi kontrol yang diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui proses pembangunan di wilayah Kabupaten Brebes.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, Ridho, mengatakan, aplikasi Siperantau dibuat untuk memudahkan pengawasan dan monitoring serta evaluasi secara online (emonev).
"Jadi di dalam aplikasi ini, PPK melaporkan kegiatan secara berkala melalui aplikasi. Termasuk mencakup, luas wilayah dan topografi wilayah Brebes," ucap Ridho, Senin 2 Oktober 209.
Diharapkan dengan emonev melalui aplikasi Siperantau, program kegiatan pekerjaan bisa lebih termonitoring dan bisa dievaluasi secara cepat. "Sehingga progres pembangunan bisa berjalan lancar. Bisa termonitoring dan terevaluasi secara online, diharapkan pekerjaan bisa selesai secara tepat waktu dan tepat mutu. Dan juga bisa digunakan sebagai informasi ke masyarakat karena bisa terakses titik-titik lokasi pekerjaan yang terintegrasi dengan google map secara real time progres pembangunanya," ungkap dia.
ADVERTISEMENT
Aplikasi Siperantau dapat diunduh di playstore android. Namun aplikasi ini untuk sementara mencakup pekerjaan-pejerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan bantuan keuangan dari propinsi.
Dengan aplikasi Siperantau ini kegiatan monitoring dan evaluasi pembangunan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. Termasuk mencatat perkembangan pelaksanaan kegiatan pembangunan, memantau proses dan kemajuan pelaksanaan kebijakan secara terus menerus.
"Juga bisa mengidentifikasi masalah dan penyimpangan yang muncul serta merumuskan masalah dan membuat laporan kemajuan secara rutin dalam kurun waktu yang pendek dan transparan," jelasnya.
Disisi lain, lantaran adanya keterbatasan waktu pelaksanaan diklat, ke depan diharapkan semua kegiatan bisa termonitoring melalui aplikasi Siperantau tersebut. "Memang apliikasi Siperantau ini masih dalam tahap penyempurnaan. Semoga ke depan bisa lebih dikembangkan," jelasnya. (*)
ADVERTISEMENT
Reporter : Fajar Eko Nugroho
Editor : Muhammad Abduh
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan