News
·
12 Mei 2021 17:18

Nasib Malang Pemudik Asal Tegal: Motornya hingga Uang Hasil Kerja Raib Dicuri

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Nasib Malang Pemudik Asal Tegal: Motornya hingga Uang Hasil Kerja Raib Dicuri (355315)
Riyanto (34), pemudik asal Desa Danaraja, Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal. (Foto: Istimewa)
TEGAL - Nasib malang dialami Riyanto (34), pemudik asal Desa Danaraja, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Dia harus merasakan kesedihan karena sepeda motor yang digunakan untuk mudik raib digondol maling saat dirinya sedang istrahat.
ADVERTISEMENT
Riyanto menceritakan, ketika itu dia mudik dari Tanggerang ke Tegal berdua dengan saudaranga menggunakan sepeda motor. Dia berangkat dari Tanggerang pukul 22.00 WIB.
Dalam perjalanan itu dia sempat terjaring operasi penyekatan. Tapi bisa lolos. Sampai di wilayah Subang, dia berhenti di warung yang tutup sekitar pukul 05.00 pagi untuk istrahat sebentar karena lelah.
"Pas saya berdua istrahat tiduran di bangko kosong berdua, sekitar pukul 05.30 saya mendengar suara motor saya di bawa orang, lalu saya teriak menta tolong," tutur Riyanto kepada PanturaPost, Rabu (12/5/2021).
Saat motor dibawa kabur itu, dia sempat teriak minta tolong ke warga sekitar. Di warung itu juga ada pemudik sedang beristrahat. Tapi motor itu sudah jauh dibawa orang. Tak lama kemudian, pemudik yang di warung sebelah menghampiri dan membantu untuk segera melapor ke polisi.
ADVERTISEMENT
"Para pemudik lainnya menghampiri kami, tapi motor sudah jauh. Mereka membantu dengan mengunggah kejadian di media sosial. Katanya agar ada yang bantu. Saya juga langsung lapor ke pihak kepolisian di wilayah subang," katanya.
Tak hanya sepeda motor, tapi tas yang berisi dua buah handphone dan uang hasil kerja juga raib dibawa orang. Hanya helm yang tersisa.
"Uang itu rencananya buat lebaran istri dan anak di rumah. Tapi kebawa dengan motornya. Tinggal helm saja," tuturnya.
Dia pun berpesan kepada para pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk waspada. "Pesan kami, untuk para pemudik agar kalau saat istrahat itu di tempat ramai. Misalnya di musala, masjid, atau di pom bensin. Agar tidak terjadi kehilangan motor di jalan," pesannya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Ida, salah satu pemudik yang menolong Riyanto mengatakan, pertama kali melihat informasi itu di media sosial. "Dan saya langsung menelpon orang yang mengunggah berita tersebut," tuturnya saat dihubungi lewat handphone.
Setelah mendapat lokasi Riyanto, dia langsung keluar tol dan menuju arah Subang. Setelah bertemu, dia pun langsung mengantar Riyanto ke Tegal.
Pamong Desa Danaraja, Tugiman, mengatakan dia mengetahui ada warganya yang mudik dan motornya hilang itu dari seorang yang mengatar Riyanto sampai Slawi.
"Kami dapat kabar warga Danaraja itu ada yang kehilangan motor saat mudik dan janjian di Slawi. Akhirnya kami jemput warga saya di Slawi. Kami ucapkan terima kasih pada pemudik yang baik hati yang sudah menolong warga kami," ucapnya. (*)
ADVERTISEMENT