kumparan
KONTEN PUBLISHER
8 Juli 2019 13:16

Polisi: Acara Ustaz Hanan Attaki di Tegal Tak Berizin

siti rondhijah.jpg
AKBP Siti Rondhijah. (Foto: Irsyam Faiz)
TEGAL - Kepolisian Resor (Polres) Tegal Kota buka suara soal pembatalan acara pengajian Ustaz Hanan Attaki di Hotel Bahari Inn, Minggu (7/7). Menurut polisi, acara itu terpaksa dibatalkan karena belum mengantongi izin.
ADVERTISEMENT
Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah, menjelaskan kepolisian awalnya hanya memantau kegiatan tersebut. Kemudian, beberapa hari menjelang acara, tepatnya pada 5 Juli 2019, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tegal melayangkan surat keberatan terhadap acara tersebut kepada polisi.
"Kegiatan itu belum mengajukan izin ke kita. Hanya kita menerima surat dari GP Ansor bahwa mereka menolak adanya kegiatan itu. Karena belum ada izin ke kita, jadi kita hanya pantau saja," ujar Siti, Senin (8/7).
Setelah dipantau, menurut dia, ternyata pihak panitia kurang siap dalam pelaksanaannya. Apalagi, setelah polisi mengetahui acara tersebut bukan hanya pengajian saja tetapi ada seminar nasional.
"Kalau seminar nasional, izin itu dari Mabes Polri. Dari kami hanya rekomendasi untuk disampaikan ke Mabes Polri. Atau kalau sudah diurus di Mabes Polri kita hanya pemberitahuan. Tapi sampai dengan pelaksanaan kegiatan, kami tidak ada info tentang pelaksanaan seminar nasional," kata Kapolres.
ADVERTISEMENT
Karena itu, Siti mengimbau kepada siapa pun yang hendak melaksanakan kegiatan agar tahu syarat dan ketentuannya. "Supaya tidak ada yang dikecewakan. Kemarin kan para peserta bayar, ada HTM (Harga Tiket Masuk). Agar tidak ada yang kecewa, kegiatan seperti itu harus dikelola dengan baik," katanya.
Sebelumnya, pengajian yang rencananya digelar pada pukul 12.30 WIB batal. Ustaz yang memiliki jutaan pengikut di Instagram itu hanya bisa berdoa dan melantunkan Alquran surah Ar-Rahman bersama para peserta di depan hotel. Setelah itu, masuk mobil dan keluar area hotel. (Irsyam Faiz)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan