News
·
15 September 2021 20:21
·
waktu baca 2 menit

PPKM Level 2, Pemkot Tegal Kembali Buka Bioskop dan Objek Wisata PAI

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
PPKM Level 2, Pemkot Tegal Kembali Buka Bioskop dan Objek Wisata PAI (418522)
searchPerbesar
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat kunjungannya di Kelurahan Debong Lor, Tegal Barat, Rabu (15/9/2021).
TEGAL - Sejak Selasa (14/9/2021), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tegal, Jawa Tengah turun status dari level 3 menjadi level 2. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal akan membuka kembali sektor pariwisata di Kota Bahari seperti bioskop dan objek wisata Pantai Alam Indah (PAI).
ADVERTISEMENT
"Kota Tegal PPKM level 2. Sudah saya arahkan ke Dinas Pariwisata agar besok tanggal 16 September agar buka," kata Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat kunjungannya di Kelurahan Debong Lor, Tegal Barat, Rabu (15/9/2021).
Dedy mengatakan, meski diperbolehkan buka, para pengelola dan pengunjung harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.
"Termasuk meski level 2, tetap kita batasi pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas," kata Dedy.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Dedy mengatakan, para pengunjung tempat wisata termasuk tempat publik lainnya harus sudah divaksin. "Termasuk untuk mal dan pasar para pengunjung juga harus sudah divaksin. Selain itu jika memang belum divaksin, warga asal daerah lain bisa divaksin di Kota Tegal. Karena kita sudah siapkan tim vaksinasi," kata Dedy.
ADVERTISEMENT
Dedy mengatakan, pihaknya masih terus mengejar capaian 100 persen warganya telah divaksin COVID-19 di akhir September.
"Vaksinasi untuk masyarakat akan dituntaskan. Per hari ini sudah 85 persen warga divaksin. Mudah-mudahan akhir bulan sudah 100 persen," kata Dedy.
Dedy berharap, kasus COVID-19 di Kota Tegal terus melandai. Termasuk angka kematian akibat virus Corona juga tidak kembali naik.
"Harapannya akhir bulan Kota Tegal sudah level 1, agar seperti lampu jalan bisa segera dinyalakan. Termasuk beton jalan disingkirkan," pungkas Dedy. (*)