News
·
4 Mei 2021 21:07

Ratusan Nelayan di Pelabuhan Tegal Jalani Tes Swab Antigen

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Ratusan Nelayan di Pelabuhan Tegal Jalani Tes Swab Antigen (84743)
Nelayan di Pelabuhan Pelindo Tegal menjalani tes antigen, Selasa (4/5/2021).
TEGAL - Petugas Dinas Kesehatan dan tim Dokkes Polres Tegal Kota, Selasa (4/5/2021), melakukan tes swab antigen terhadap ratusan nelayan yang baru datang melaut maupun sedang beraktivitas di Pelabuhan Pelindo III Tegal.
ADVERTISEMENT
Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari mengatakan, kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Jadi ada sekitar 400 kapal nelayan bersandar di pelabuhan. Mereka akan kita lakukan swab karena untuk mengetahui apakah ada yang positif atau tidak," kata Rita, saat meninjau pelaksanaan tes swab nelayan, Selasa (4/5/2021).
Disampaikan Rita, hingga siang hari sudah dilaksanakan terhadap sedikitnya 150 nelayan dengan hasil antigen negatif COVID-19. "Kalau ditemukan positif, maka bisa dikarantina di Rusunawa Tegalsari," katanya.
Rita menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari tindakan penyekatan pemudik yang akan berlangsung mulai 6 Mei mendatang.
"Karena nelayan jalur laut, maka upaya kami adalah pemeriksaan. Sudah sekitar 150-an nelayan dan hasilnya negatif. Semoga sisanya sama negatif," kata Rita.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya digelar secara acak. Namun pemeriksaan akan dilakukan terus menerus dengan menyasar lebih banyak nelayan untuk menjalani pemeriksaan COVID-19.
"Akan dilaksanakan terus. Tidak hanya sampling. Harus semuanya diperiksa. Saya tidak mau warga yang sudah terjaga jangan sampai terpapar dari yang misalnya pulang membawa COVID-19," katanya.
Tak hanya nelayan, pemudik lainnya juga harus menjalani pemeriksaan. Salah satunya melalui posko Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.
"Pemudik yang baru pulang juga akan kita swab. Memanfaatkan posko PPKM Mikro dengan perangkatnya. Akan terus update data, yang baru datang wajib testing," pungkasnya. (*)