News
·
24 Juni 2021 13:51
·
waktu baca 2 menit

Satu Keluarga di Kota Tegal Positif COVID-19 Dievakuasi ke Rusunawa

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Satu Keluarga di Kota Tegal Positif COVID-19 Dievakuasi ke Rusunawa (133750)
searchPerbesar
Petugas mengevakuasi warga satu keluarga besar yang positif Covid-19 dengan ambulans menuju ke tempat isolasi terpusat Rusunawa Tegalsari, Kota Tegal, Rabu (23/6/2021).
KOTA TEGAL - Sebanyak 15 orang masih dalam satu keluarga di Kota Tegal dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka yang tinggal di Jalan Dadali, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, dibawa ke Rusunawa untuk menjalani isolasi.
ADVERTISEMENT
Langkah itu dilakukan untuk mencegah penularan dan agar disiplin menjalani pemulihan. Mereka yang tanpa gejala atau gejala ringan, dievakuasi mobil ambulans ke tempat isolasi terpusat di Rusunawa Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Rabu (23/6/2021) malam.
Bahkan untuk membawa 15 orang yang terdiri dari 10 dewasa, dan 5 anak-anak, petugas harus menerjunkan tiga ambulans.
"Evakuasi untuk meminimalkan penyebaran, penularan, dan agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat," kata Camat Tegal Selatan, Sartono kepada wartawan usai evakuasi.
Sartono mengemukakan, mereka yang terdiri dari tiga kepala keluarga (KK) dinyatakan terkonfirmasi positif hasil pemeriksaan tes polymerase chain reaction atau PCR.
"Sengaja agar menjalani isolasi terpusat di Rusunawa Tegalsari. Di sana lebih terkontrol dan terarah sehingga upaya untuk pemulihan kesehatannya dapat berjalan dengan baik," kata Sartono.
ADVERTISEMENT
Selain itu, kata Sartono, sebelumnya dilihat dari kondisi rumah, memang kurang memenuhi syarat untuk menjalani isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala ataupun gejala ringan.
Karenanya, bersama Tim PPKM Mikro tingkat kecamatan, Forkopimcam mengambil keputusan untuk dibawa ke isolasi terpusat Rusunawa Tegalsari.
"Tracing terhadap keluarga tersebut sudah dilakukan, tapi besok akan upayakan untuk disinfeksi wilayah lingkungan. Apabila diperlukan ya tracing kembali," katanya.
Sartono berharap di Rusunawa, mereka yang satu rumah bisa mendapatkan perawatan yang baik agar cepat kembali sehat.
"Saya yakin karena saya juga selalu monitor warganya yang diisolasi di Rusunawa. Asalkan keluarga bisa taat yang dianjurkan oleh petugas medis nantinya bisa melewati dengan baik," pungkasnya. (*)