kumparan
20 Sep 2019 15:38 WIB

Siswi Berprestasi Asal Brebes Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi

Siswi Berprestasi Asal Brebes Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi.
BREBES – Nasib memilukan menimpa seorang remaja bernama Nurlia Amanda Putri, 15 tahun. Ia ditemukan tegeletak tak bernyawa di rumahnya, Desa Kramat RT 0i RW 04 Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Kamis (20/9) malam sekitar pukul 19.00 WIB, setelah 3 hari tak masuk sekolah.
ADVERTISEMENT
Kejadian itu, sempat menghebohkan warga sekitar. Karena penasaran, mereka berbondong- bondong mendatangi kediaman korban Jasad korban ditemukan tergeletak di kamar mandi. Menurut warga dan kerabatnya, korban merupakan anak yang mandiri dan berprestasi di sekolah. Bahkan, dua semester belakangan di sekolahnya selalu mendapat ranking 1.
Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah lantaran kedua orang tuanya, Jaya Saputra (35) dan Darkonah (33) merantau ke Jakarta bekerja sebagai penjual nasi. Diperkirakan korban meninggal dunia empat hari lalu. Pasalnya, saat ditemukan kondisinya cukup memprihatinkan.
Kakek Korban Risbad (55) yang rumahnya berjarak 200 meter dari tempat tinggal cucunya itu, mengatakan yang bersangkutan mengeluh sakit demam setelah pulang sekolah. “Almarhumah biasanya menginap di tempat kawannya, sehingga saat empat hari tidak terlihat dan tidak begitu curiga tentang keberadaannya,” ucap Risbad, Jumat 21 September 2019.
ADVERTISEMENT
Setelah tiga hari tidak masuk sekolah, teman-temannya sesama siswa kelas 3 SMP NU Sunan Kalijaga, Adiwerna, Kebupaten Tegal, mencarinya ke rumahnya. Mereka menanyakan keberadaan Nurlia kepada neneknya, Demes.
Pemakaman Nurlia, siswa berprestasi yang ditemukan meninggal dunia di kamar mandi. (Foto: Fajar Eko)
Tetangga yang merasa curiga dengan rumah yang terkunci, ditambah mencium bau busuk dari dalam rumah, mencoba masuk rumah dengan mencongkel jendela samping. Akhirnya ditemukan sumber bau yang berasal dari tubuh gadis yang telah membengkak dan membiru dengan kepala masuk di dalam ember.
“Pelipis kanan Nurlia robek kurang lebih 5 centimeter yang diduga akibat terbentur tembok kamar mandi saat terpeleset," kata Risbad.
Keluarga Korban Ikhlas
Sementara itu, Kapolsek Jatibarang, AKP Radiyanti mengatakan, dari pihak keluarga korban menerima dan mengikhlaskan musibah tersebut. "Pihak keluarga tak berkenan dilakukan outopsi oleh tim medis kepada jasad korban," ucap Radiyanti.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, dari hasil visum awal oleh pihak Puskesmas setempat saat mengecek langsung jenazah, tidak ada ditemukan indikasi pembunuhan. "Jenasah sudah dimakamkan pagi tadi di tempat pemakaman umum desa setempat," katanya.
Kades Kramat, Dirmo (53), membenarkan kejadian yang menimpa anak Jaya Saputra itu. Dia mengatakan kedua orang tua Nurlia sampai sempat syok melihat kondisi anak pertamanya. Darkonah, ibu korban, terus menangisi kepergian anaknya. Bahkan sampai dimakamkan pagi ini di TPU desa setempat.
Kejadian ini merupakan pengalaman berharga untuk dipedomani bagi setiap orang tua untuk selalu memperhatikan buah hatinya. (*)
Reporter: Fajar Eko Nugroho
Editor: Irsyam Faiz
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan