kumparan
11 Jul 2019 17:00 WIB

Tambah Stok Darah, PMI Jemput Bola ke Kejari Brebes

Salah seorang pegawai Lapas Brebes melakukan donor darah di Kantor Kejaksaan Negeri Brebes.
BREBES - Aksi peduli sesama dilakukan jajaran pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, dengan melakukan donor darah di kantor kejaksaan setempat, Kamis (11/7).
ADVERTISEMENT
Baru dua jam berjalan, donor darah yang bekerjasama dengan PMI Cabang Brebes itu, berjumlah 70 kantong darah sudah terkumpulkan lantaran antusias dari pendonor, baik dari para pegawai Kejari, Kepolisian, TNI hingga masyarakat umum.
Pantauan panturapost, para pegawai kejaksaan ramai-ramai antri untuk mengikuti donor darah. Tampak juga Kepala Kejari Brebes Transiswara Adhi bersama para kepala seksi, ikut memantau dan mendonorkan darahnya. 
Kepala Kejari Brebes Transiswara Adhi mengatakan, donor darah dilakukan atas kerjasama Kejari dengan PMI cabang Brebes karena kebutuhan darah yang masih kurang. Dan juga, donor darah dilaksanakan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59. 
"Alhamdullilah kegiatan donor darah ini sebagai bentuk kepedulian kami dalam bidang kemanusiaan untuk membantu sesama," ucap Transiswara Adhi.
ADVERTISEMENT
Ia berharap, kegiatan donor darah yang dilakukan ini sedikit membantu mengatasi kekurangan darah di Brebes. Selain itu, juga dapat mempererat silaturrahmi antara pegawai kejaksaan dengan masyarakat.
PMI Lakukan Subsidi Silang
Sementara itu, Ketua PMI cabang Brebes Wahidin Soedja mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan jajarannya untuk memenuhi kebutuhan darah di wilayah Brebes yang cukup banyak. Bahkan, dalam satu tahun kebutuhan darah di Brebes mencapai 16.000 kantong. Sehingga, rata-rata kebutuhan per bulan mencapai 1330 kantong.
"Untuk memenuhi target dan kebutuhan kita lakukan subsidi silang. Yakni dengan cara pengganti donor tidak harus sesuai permintaan. Ini cukup efektif untuk menjaga stok darah di Brebes. Dengan begitu, saat ini stok darah aman," ucap Wahidin Soedja.
ADVERTISEMENT
Ia mengakui, berbagai kendala kekurangan stok darah pasca bulan puasa lantaran berlanjut liburan sekolah. "Target kita kalau darurat ya pelajar, karena libur ya pasti berkurang. Makanya kita juga jemput bola seperti di Kejari Brebes dan beberapa tempat lainya seperti di pabrik, kantor dinas, sekolah, kepolisian," ungkapnya.
Sedangkan kebutuhan darah, kata dia, selama ini variatif dan tak sampai terjadi kekosongan darah baik golongan darah A, B, AB dan O. "Sebelum puasa kemarin, permintaan tinggi, khususnya bagi penderita DBD. Tapi saat ini sudah mulai berkurang, tapi tetap kita waspadai terutama stok darah disini," pungkasnya. (*)
Reporter : Fajar Eko Nugroho
Editor : Muhammad Abduh
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan