News
·
19 Oktober 2020 16:51

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Bersyukur, 99 Orang Negatif Corona Pasca Dangdutan

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Bersyukur, 99 Orang Negatif Corona Pasca Dangdutan  (553319)
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo
TEGAL – Setelah menerima keseluruhan hasil tes COVID-19 pasca konser dangdutan di hajatannya, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo bersyukur. Sebab, dari 99 orang yang dites, termasuk dirinya, semua hasilnya nonreaktif atau negatif COVID-19.
ADVERTISEMENT
"Dari 99 orang yang mengikuti tes massal, alhamdulillah hasilnya non reaktif atau negatif COVID-19," kata pria yang akrab disapa WES saat konferensi pers di ruang kerjanya di gedung DPRD Kota Tegal, Senin (19/10/2020).
Atas hasil tersebut, WES mengaku sangat bersyukur. Pasca gelaran hajatan dengan hiburan dangdut yang ia gelar 23 September 2020 lalu. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Usai hajatan kemarin alhamdulillah tidak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19," sambung WES.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal ini mengatakan, pasca hajatan, pihaknya memang langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan tes massal. "Pasca 2 hari setelah hajatan, berkoordinasi dan meminta Dinkes agar da swab massal. Tahap pertama 6 orang, kedua 42 orang di Puskesmas termasuk panitia dan tamu, dan menyusul 51 orang," kata dia.
ADVERTISEMENT
WES mengaku, ke depan akan lebih waspada lagi agar potensi penularan COVID-19 tidak terjadi. Meskipun saat itu, ia meyakini protokol kesehatan sudah disiapkan dan dijalankan sebaik-baiknya.
"Saya sangat menyakini, dampak hajatan tidak asa satu pun yang kena COVID-19. Alhamdulillah semua aman. Termausk lingkungan juga tidak ada. Ini perlu kita syukuri dan ke depan mari disiplin prokes yang wajib hukumnya," imbuh dia.
Seperti diketahui, Wasmad menggelar hajatan pernikahan dan khitanan anaknya pada Rabu 23 September lalu dengan hiburan konser dangdut. Gelaran itu menuai kontroversi karena digelar di tengah pandemi hingga akhirnya Wasmad ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus melanggar UU Kekarantinaan Kesehatan. Wasmad dikenakan wajib lapor ke Markas Polda Jateng sekali dalam sepekan sambil menunggu proses hukum yang masih berjalan. (*)
ADVERTISEMENT