Arti Feed, Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
Konten dari Pengguna
19 September 2023 16:26 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Arti Feed. Foto: Unsplash.com/Gabrielle Henderson
ADVERTISEMENT
Feed dalam konteks digital mengacu pada aliran informasi yang disajikan ke pengguna melalui berbagai platform daring. Ini dapat berupa berita, update media sosial, artikel, atau bahkan video yang muncul di layar perangkat.
ADVERTISEMENT
Feed juga bisa berupa jendela digital yang membawa pengguna media sosial ke dunia yang lebih besar. Dalam artikel ini, akan dijabarkan arti feed dalam konteks digital, cara kerja, dan kelebihan serta kekurangannya.

Arti Feed

Ilustrasi Arti Feed. Foto: Unsplash.com/Zhivko Minkov
Ketika membuka aplikasi media sosial seperti Facebook, Instagram, atau Twitter, pengguna akan dihadapkan dengan berbagai postingan dari teman-teman, keluarga, selebritas, dan bahkan merek.
Aplikasi berita seperti Flipboard, Feedly, atau Google News juga menghadirkan berita terbaru dari seluruh dunia dalam bentuk feed yang dapat disesuaikan berdasarkan minat pengakses.
Menurut Kimberly Rufer-Bach dalam buku The Second Life Grid: The Official Guide to Communication, Collaboration, and Community Engagement, feed adalah cara modern agar pengguna tetap terhubung dengan dunia, mengikuti perkembangan terkini, dan memperluas wawasannya.
ADVERTISEMENT

Cara Kerja Feed

Ilustrasi Arti Feed. Foto: Unsplash.com/Jakob Owens
Feed digital disusun berdasarkan algoritma yang kompleks. Ketika membuka platform tertentu, algoritma akan menganalisis preferensi pengguna berdasarkan aktivitas sebelumnya, seperti like, komentar, dan share.
Selain itu, algoritma juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti waktu interaksi dan interaksi dengan pengguna lain. Dengan data ini, algoritma akan menyusun feed yang disesuaikan dengan minat dan preferensi pengguna.
Menurut Eli Pariser dalam buku The Filter Bubble: What the Internet Is Hiding from You, algoritma feed memiliki kemampuan untuk membentuk sudut pandang pengguna terhadap dunia.
Hal ini karena algoritma feed cenderung menampilkan konten yang sesuai dengan apa yang disukai pengguna, sehingga mereka mungkin tak melihat sudut pandang yang berbeda atau berita yang kontroversial.
ADVERTISEMENT

Kelebihan Feed Digital: Kemudahan Akses dan Personalisasi

Taras Shypka
Salah satu kelebihan utama feed digital adalah kemudahan akses ke informasi dan konten. Melalui feed, pengguna dapat dengan cepat melihat berita terbaru, update dari teman-teman, video menarik, dan banyak lagi. Ini memungkinkan pengguna untuk tetap up to date dengan perkembangan terkini dalam topik yang diminati.
Selain itu, feed digital juga menawarkan personalisasi. Algoritma feed memahami minat dan preferensi pengguna berdasarkan aktivitas daringnya. Sebagai contoh, jika pengguna sering mencari resep masakan, feed media sosialnya akan mulai menampilkan konten tentang kuliner.

Kekurangan Feed Digital: Risiko Filter Bubble dan Privasi

Ilustrasi Arti Feed. Foto: Unsplash.com/Maddi Bazzocco
Salah satu kekurangan dari feed adalah risiko filter bubble. Saat algoritma feed cenderung menampilkan konten yang sejalan dengan pandangan dan preferensi pengguna, ia akan terisolasi dari sudut pandang berbeda.
ADVERTISEMENT
Eli Pariser dalam buku yang sama juga mengatakan bahwa filter bubble dapat menghambat perkembangan pemahaman pengguna tentang dunia dan membuatnya kurang terpapar pada pandangan yang berbeda. Ini dapat mengurangi keragaman informasi yang diterima dan memicu polarisasi dalam masyarakat.
Selain itu, ada juga kekhawatiran tentang privasi. Platform yang menggunakan feed sering kali mengumpulkan data tentang aktivitas daring pengguna untuk menghasilkan feed yang disesuaikan. Hal ini telah memicu debat tentang sejauh mana platform seharusnya memiliki akses ke data pribadi pengguna dan bagaimana data tersebut digunakan.