kumparan
search-gray
Entertainment7 Juni 2020 8:52

Bioskop Drive In Bisa Selamatkan Industri Film

Konten Redaksi Play Stop Rewatch
Bioskop Drive In Bisa Selamatkan Industri Film (219612)
Bioskop drive in (Foto: Wikimedia)
Play Stop Rewatch, Jakarta - Film blockbuster musim panas tahun ini terancam tidak dapat ditayangkan karena pandemi virus corona memaksa bioskop-bioskop di seluruh dunia untuk ditutup. Sementara bisnis bioskop berjuang untuk mempertahankan bisnisnya, bioskop drive in bisa jadi solusi alternatif sementara untuk menyelamatkan industri film.
ADVERTISEMENT
Industri film sedang mengalami kehancuran dalam beberapa bulan ini. Beberapa film yang sudah dijadwalkan untuk tayang terpaksa untuk ditunda, termasuk beberapa film yang sedang berada dalam tahap produksi.
Meskipun ada beberapa rencana untuk mulai membuka bisnis bioskop pada pertengahan Juli, tapi situasi yang sedang terjadi nampak tidak mendukung hal tersebut dengan bertambahnya kasus corona dalam beberapa hari ini.
Bioskop drive in bisa menjadi solusi alternatif sementara untuk menyelamatkan industri film pada masa pandemi ini. Bioskop drive in merupakan cara menonton bioskop dari dalam mobil masing-masing dengan menyambungkan suara film yang ditonton ke dalam mobil masing-masing.
Di Amerika Serikat, bioskop drive in sangat populer sekali, ada sekitar 4000 bioskop drive in di seluruh Amerika Serikat. Namun, dalam beberapa tahun belakangan, bioskop drive in berkurang drastis menjadi kurang dari 400.
ADVERTISEMENT
Sekarang, pandemi virus corona kembali membawa trend bioskop drive in untuk menjawab masalah dari industri film.
Amazon sudah mencobanya dengan merilis film The Vast of the Night pada bioskop drive in. Memang belum ada ukuran apakah yang dilakukan Amazon ini dapat menguntungkan atau tidak, tapi ini bisa jadi alternatif untuk menjawab keresahan orang-orang untuk ingin bisa merasakan cinema experiences kembali.
Indonesia sendiri mulai merencanakan untuk membuat bioskop drive in yang akan diselenggarakan oleh Ergo and Co. Meskipun belum terealisasi hingga sekarang, namun bioskop drive in sudah dilakukan oleh Meikarta di Sky Parking District 1, Cikarang, Bekasi.
Sayangnya, pihak penyelenggara mendapat sedikit masalah dengan perizinan hak siar film-film yang ditayangkan karena belum izin kepada pemilik hak distribusi dari film-film yang sudah ditayangkan.
ADVERTISEMENT
Jadi, masih banyak kendala-kendala yang harus dihadapi jika Indonesia ingin membawa konsep bioskop drive in, namun bukan berarti hal tersebut tidak bisa, perlu dukungan dari berbagai macam pihak, terutama pemerintah daerah setempat.
PSR sempat mendiskusikan hal ini pada podcast New Normal versi industri film. Untuk lebih lengkapnya, simak podcast di bawah!
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white