kumparan
10 November 2018 11:28

Pesona Sarah Bernhardt, Aktris Prancis Terbesar Sepanjang Masa

Sarah Bernhardt (Foto: Wikimedia Commons)
Sarah Bernhardt menjadi simbol bagi kecantikan, keanggunan, dan kemewahan, yang menjadikannya dikenang sebagai “aktris Prancis paling besar sepanjang masa”. Sarah Bernhardt dikenal juga sebagai “The Divine Sarah”, sebutan Oscar Wilde baginya, karena ia tidak pernah kekurangan apapun, yang menjadikannya salah satu sosok teater paling tidak terlupakan dalam sejarah.
ADVERTISEMENT
Lahir di luar nikah dari seorang wanita panggilan kelas atas di Paris, bernama Henriette Rosine Bernhard, Sarah dibesarkan di biara hingga berusia 16 tahun. Sarah bercita-cita menjadi seorang biarawati, tetapi tahun 1860 ia dimasukkan ke Conservatoire, sekolah akting miliki pemerintah, oleh Duke de Morny, kekasih ibunya sekaligus saudara tiri Napoleon III.
Kecantikan Sarah telah memikat hati Duke de Morny sehingga ia tidak ingin anak kekasihnya itu menjadi seorang biarawati. Namun di sekolah itu, Sarah Bernhardt tidak dianggap berbakat, jika dibandingkan dengan beberapa siswa lain yang sempurna dalam berperan. Walau begitu, tahun 1862, berkat pengaruh sang Duke, Sarah diterima di teater nasional, Comedie Francaise.
Penampilannya di teater nasional tidak otomatis membuat pamornya naik. Bantuan Duke untuk Sarah membuat pers kota tidak memperhatikan dirinya, dan tahun berikutnya ia dikeluarkan dari teater setelah menampar wajah aktris senior. Sarah memang dikenal memiliki tempramen yang buruk, sifatnya pun cukup kasar.
ADVERTISEMENT
Selama masa cuti dari panggung hiburan, Sarah berhubungan dengan Henri, Pangeran de Ligne. Ketika Sarah kembali, dan terikat kontrak dengan Odeon Theatre, ia lambat laun mulai diperhatikan. Para kritikus memuji penampilan Sarah sebagai minstrel (penyanyi abad pertengahan) dalam “Le Passant” (1869). Atas permintaan raja, akhirnya drama itu pun dipentaskan di hadapan Napoleon III.
Sarah Bernhardt berhasil kembali sebagai pemeran utama dalam karya Victor Hugo, “Ray Blas”. Sang sutradara, menurut desas-desus menjadi kekasih Sarah, menilai suara aktrisnya itu bagaikan emas, sehingga ia menjadikan Sarah sebagai pemeran utama.
Foto: commons.wikimedia.org
Skandal cinta wanita berambut merah itu dengan pria-pria terkenal memang tidak pernah lepas dari incaran publik. Hal itulah yang mungkin menambah ketenaran Sarah di dunia hiburan Prancis.
ADVERTISEMENT
Setelah berhasil di panggung Prancis, Sarah juga meraih ketenaran di London. Kemudian ia membentuk kelompok tur, dan menjadi bintang internasional dengan mengunjungi kota-kota besar di seluruh benua Eropa, Amerika, Kanada, dan Australia. Setelah sukses dengan karier internasionalnya, Sarah mendirikan Theatre Sarah Bernhardt di Paris tahun 1899.
Tahun 1905, Sarah mengalami cedera lutut yang cukup parah, dan belakangan kakinya terpaksa harus diamputasi. Hal itu cukup membuat dirinya hancur, namun perlahan Sarah Bernhardt mulai bangkit. Ia melakukan beberapa kali tur dengan memainkan peran-peran yang lebih banyak duduk.
Selama Perang Dunia I, Sarah banyak mengunjungi para prajurit di garis depan. Ia juga menulis sebuah autobiografi pada tahun 1907, sebuah novel pada 1920, dan buku petunjuk akting pada tahun 1923.
ADVERTISEMENT
Sumber: Krall, Sarah. 2008. 100 Tokoh Legendaris yang Berpengaruh di Dalam Sejarah Dunia. Tanggerang: Karisma
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan