Suporter Stadion Patriot Candrabhaga- Bekasi- Kanjuruhan

Ketika Suporter Bersatu, Kekaisaran Bizantium Pun Hampir Runtuh

Naracela di Tanah Monarki
6 Oktober 2022 16:04
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mau dipandang seperti apa pun, suporter olahraga adalah kekuatan massa yang patut diperhitungkan. Maka lumrah jika gesekan antarsuporter “dipelihara” oleh otoritas. Namun apa yang terjadi ketika gesekan ini berubah jadi persatuan? Jangankan menguasai satu kota, satu kekaisaran pun hampir runtuh!
Sejarah mencatat bagaimana suporter olahraga hampir menggulingkan kaisar terbesar Kekaisaran Romawi Timur atau Bizantium, Yustinianus I. Peristiwa yang terjadi pada Januari 532M ini dikenal sebagai Revolusi Nika atau Kerusuhan Nika. Revolusi ini memang digagalkan dengan cara yang sangat keji, namun setelah itu, tidak ada lagi kaisar yang meremehkan kekuatan dari suporter balap kereta kuda ini.
Banyak yang menilai Revolusi Nika sebagai kerusuhan hooliganisme. Namun harus diakui, ada pelajaran besar yang bisa kita ambil. Ketika kita mau merendahkan ego kelompok dan berfokus pada satu tujuan, maka kekuatan sebesar apa pun akan tergoyahkan!
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Anda bisa menyalahkan politik identitas. Anda bisa menyalahkan isu SARA. Namun para influencer yang meniup api perpecahan. Baca kolom Prabu Yudianto di kumparanPLUS.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten