• 1

Mengenal Kelompok Teroris Katibah Gonggong Rebus

Mengenal Kelompok Teroris Katibah Gonggong Rebus



Ilustrasi Penangkapan Pelaku Teror

Ilustrasi aparat keamanan melakukan penangkapan pelaku teror. (Foto: Pixabay)

Nama kelompok teroris Katibah Gonggong Rebus (KGR) mencuat lagi pada Rabu (21/12), setelah Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap Syafii, anggota KGR, di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
“Penangkapan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (21/12).
Gonggong rebus merupakan sebutan makanan. Artinya, kerang laut yang direbus. Di Batam, makanan ini difavoritkan. Tapi bagi Gigih Rahmat Dewa, tersangka teroris, Gonggong Rebus menjadi sebutan kelompoknya. Katibah Gonggong Rebus artinya Pasukan Kerang Rebus.
Nama KGR pertama kali disebut polisi pada 5 Agustus 2016, usai menangkap Gigih di Batam, Kepulauan Riau. Gigih merupakan pimpinan KGR. KGR diduga terhubung dengan dua jaringan teroris yaitu Santoso alias Abu Wardah dan Bahrun Naim.
Bersama Bahrun Naim, KGR berencana menembakkan roket ke Marina Bay Sand, kawasan wisata seluas 120 ribu meter persegi di Distrik Bayfront, Singapura.
Di Batam, anggota kelompok KGR menggunakan airsoft gun dan senapan angin untuk persiapan berangkat ke Suriah. KGR juga memfasilitasi keberangkatan warga Indonesia ke Suriah.
Polisi menyebut kelompok KGR pernah menyembunyikan Dony, buronan teroris asal Uighur, Tiongkok. Selain itu, KGR juga disebut-sebut menerima dan menyalurkan dana dari Bahrun Naim.

NewsBomTerorisme

500

Baca Lainnya