• 0

Meninjau Kondisi Banjir di Bima, Gubernur NTB Beri Bantuan Rp 200 Juta

Meninjau Kondisi Banjir di Bima, Gubernur NTB Beri Bantuan Rp 200 Juta




Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir

Gubernur NTB, M Zainul Majdi bersama warga di Bima yang terkenda banjir. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/ kumparan)
Setelah menempuh 12 jam perjalanan darat dari Kota Mataram, Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi tiba di Bima untuk meninjau lokasi banjir bandang yang menggenangi seluruh Kota Bima dan sebagian Kabupaten Bima, Rabu (21/12).
Bersama rombongannya, Majdi langsung menuju Kantor Walikota yang digunakan sebagai posko utama.
“Bapak (Majdi) mendengarkan laporan dari Walikota Bima. Keadaan Bima masih lumpuh listrik, air, telepon putus, listrik akan dinyalakan pada siang di beberapa tempat yang tidak ada gangguan jaringan,” ujar Kabiro Humas Pemprov NTB, Yusron Hadi, saat dihubungi Kumparan, pada Kamis malam (22/12).
Belum diketahui pasti berapa jumlah warga yang terkena dampak. Meski tidak ada korban jiwa, nyaris 90% wilayah kota Bima tertutup rata oleh air.
Hadi mengatakan, terdapat beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam upaya penanggulangan pasca bencana ini, yaitu kebutuhan pangan warga, listrik, air, telekomunikasi, medis, penyembuhan trauma, dan penataan lingkungan.
“Dapur umum akan dibuat di belakang kantor Walikota, di tiap kantor Kecamatan, dan masing-masing Kelurahan,” ujarnya.

Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir

Gubernur NTB, M Zainul Majdi menjabat tangan seorang ibu. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/ kumparan)
Pemerintah Provinsi NTB memberikan sumbangan berupa barang-barang kebutuhan keluarga dan dana sebesar Rp 200 juta.
"Selain itu bapak Gubernur juga meminta aparat Polri dan TNI turut membantu penangangan korban bencana, serta menegaskan agar koordinasi antar instansi terus ditingkatkan," kata Hadi.
Menurut informasi yang disampaikan Hadi, Banjir bandang di Bima ini adalah yang pertama kali terjadi karena intensitas hujan yang ekstrim. Akibatnya, sarana irigasi dan saluran drainase tak mampu menampung debit air yang besar dari wilayah tinggi.

Bencana AlamNewsBanjir

500

Baca Lainnya