• 0

Pernyataan Sikap Komnas HAM RI Terkait Sosialisasi Fatwa MUI oleh FPI

Pernyataan Sikap Komnas HAM RI Terkait Sosialisasi Fatwa MUI oleh FPI





Cover: Komnas HAM

Komnas HAM (Foto: Web Komnas HAM)
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengeluarkan pernyataan sikap atas tindakan massa dari ormas Front Pembela Islam (FPI) yang mendatangi beberapa pusat perbelanjaan di Surabaya, dengan dalih untuk melakukan sosialisasi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 56 Tahun 2016 mengenai hukum penggunaan atribut Natal, pada Selasa (18/12).

Pernyataan Sikap Komnas HAM atas Tindakan Ormas

Komnas HAM mengeluarkan pernyataan sikap yang menyesalkan tindakan sweeping FPI. (Foto: Istimewa)
Pernyataan sikap yang dikeluarkan Selasa (20/12) tersebut terdiri dari 7 poin, yaitu:
1. Setiap warga negara memiliki hak dan kebebasan yang sama untuk menjalankan agama dan keyakinannya, termasuk menggunakan simbol dan atribut keagamaan.
2. Tindakan FPI berpotensi menimbulkan gesekan antar masyarakat dan dapat mengganggu rasa aman.

Habib Riziq

Habib Riziq saat berceramah di acara Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)
3. Mendukung sikap Kapolri untuk menindak tegas para pelaku sweeping maupun intimidasi sesuai hukum yang berlaku.
4. Fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh ormas-ormas keagamaan berlaku secara internal dan tidak mengikat secara hukum.
5. Mengimbau MUI agar mengeluarkan fatwa dan pandangan keagamaan tetap dalam semangat saling menghormati antar umat beragama dan memperkuat kebhinnekaan.
6. Mengimbau masyarakarat untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum dengan berdasar pada fatwa keagamaan.
7. Setiap warga negara memiliki hak asasi yang dilindungi untuk menggunakan simbol dan atribut keagamaan meskipun tidak sejalan dengan agama dan keyakinannya.

NewsFatwa Atribut Agama LainFatwa MUI

500

Baca Lainnya