Prodi Teknologi Pangan UPH dan DPD RI Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Daerah

Universitas Pelita Harapan
Universitas Pelita Harapan
Konten dari Pengguna
31 Januari 2024 14:39 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Universitas Pelita Harapan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi (FaST) Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk menggelar kegiatan Dialog Komunikasi di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada 19 Januari 2024 di Gedung HOPE UPH.
Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi (FaST) Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk menggelar kegiatan Dialog Komunikasi di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada 19 Januari 2024 di Gedung HOPE UPH. Kegiatan ini bertujuan untuk memacu daerah Banten untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui pemantauan dan evaluasi Rancangan Peraturan Daerah/Peraturan Daerah (Raperda/Perda) tentang Ketahanan Pangan, khususnya di tingkat daerah.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yakni Ir. Asep Jatnika Sutrisno, M.M., selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Ir. W. Donald R. Pokatong, M.Sc., Ph.D., selaku pakar dan dosen Prodi Teknologi Pangan UPH, serta M. Hadi Nainggolan selaku Ketua Bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI). Kegiatan ini turut dihadiri Dra. Ir. Hj. Eni Sumarni, M.Kes., selaku Wakil Ketua I BULD DPD RI, Dr. H. TB. M. Ali Ridho Azhari, S.H., M.H., M.I.Kom., selaku Pengantar Tuan Rumah oleh Anggota BULD DPD RI dari Provinsi Banten, Dr. Laurence S.T., M.T., selaku Direktur Administrasi Kemahasiswaan FaST UPH, serta mahasiswa Prodi Teknologi Pangan UPH.
ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Laurence menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan terkait kebijakan pangan nasional yang mempengaruhi pembangunan dan Peraturan Daerah (Perda) ketahanan pangan daerah. Menurutnya, pemenuhan pangan merupakan hak asasi setiap manusia yang menjadi tugas negara.

“Ketahanan pangan menjadi isu strategis yang perlu dibahas secara mendalam. Ketahanan pangan di daerah perlu mendapat dukungan penuh dari pemerintah, terutama melalui inovasi produk hukum daerah, kolaborasi dengan pelaku usaha, dan stakeholder lainnya seperti lembaga pendidikan. UPH senantiasa akan terus mendukung isu ini dengan memberikan masukan dari sisi akademisi. Tentunya, kami berharap hasil dari diskusi ini dapat diimplementasikan dengan baik untuk keberhasilan ketahanan pangan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah,” jelasnya.
Turut memberikan sambutan, Eni Sumarni menekankan bahwa pembangunan ketahanan pangan harus dilakukan secara sistemik melibatkan lintas sektor. “Langkah-langkah strategis dan kebijakan daerah perlu diambil untuk memastikan pembangunan dan ketahanan pangan yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami turut mengapresiasi Prodi Teknologi Pangan UPH dalam bantuannya untuk memberikan masukan dari sudut pandang akademisi dalam kegiatan dialog komunikasi ini,” ungkap Erni.
ADVERTISEMENT
Hasil Dialog Komunikasi BULD DPD RI di Provinsi Banten secara rinci merupakan materi pokok yang akan diperdalam dan dianalisis guna dirumuskan sebagai hasil pemantauan BULD DPD RI terhadap raperda/perda tentang ketahanan pangan. Kegiatan dialog komunikasi bersama BULD DPD RI Provinsi Banten diharapkan dapat memperkaya ilmu pengetahuan tentang ketahanan pangan bagi mahasiswa, serta mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang memberikan transformasi dan kontribusi peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan.