Kisah Suami Maia Estianty, Penguasa Barang Mewah yang Dulunya Pembersih Jendela

Konten dari Pengguna
20 September 2020 12:41 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Irwan Mussry dan Maia Estianty (Foto: instagram/maiaestiantyreal)
zoom-in-whitePerbesar
Irwan Mussry dan Maia Estianty (Foto: instagram/maiaestiantyreal)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Belakangan, nama Irwan Mussry kerap muncul di media. Pasalnya, ia telah menikahi seorang artis kondang, Maia Estianty. Namun, pernikahannya dengan Maia bukan lah hal yang membuat warganet penasaran melainkan kekayaannya.
ADVERTISEMENT
Irwan sering memanjakan Maia dengan kekayaannya itu. Lantas, banyak yang penasaran dengan pekerjaan yang dilakoni Irwan. Ternyata, Irwan adalah sosok pengusaha sukses. Ia adalah CEO Time International, perusahaan agen jam tangan mewah.
Jangan salah, perusahaan Irwan tersebut ternyata sudah bekerja sama dengan berbagai merek jam terkemuka di dunia seperti TAG Heuer, Chopard, Gucci, hingga Rolex.
Kesuksesan Irwan tersebut tidak jauh dari pengaruh sang ayah. Sejak kecil, ia dibesarkan oleh seorang ayah yang berkecimpung di dunia bisnis otomotif. Peran sang ayah yang sering bercerita masalah bisnis tersebut menjadi cikal bakal Irwan ingin menggeluti dunia bisnis.
Hal tersebut membuatnya bercita-cita menjadi seorang pedagang. Namun, Irwan terpaksa tumbuh sebagai anak yang tegar. Pasalnya, ia harus ditinggal ayahnya saat berusia 8 tahun. Maka dari itu, ia berusaha untuk menjadi anak yang mandiri.
ADVERTISEMENT
Saat berusia 13 tahun, Irwan sudah bekerja serabutan menjadi pengantar surat hingga tukang bersih-bersih jendela. Irwan kecil memang merupakan sosok yang tidak kenal malu dan pantang menyerah.
Meskipun ia masih berkecukupan, ia tidak ragu melakoni berbagai pekerjaan untuk memulai kariernya dari nol. Irwan juga sebenarnya pernah kuliah di Amerika. Tetapi, ia tak lulus karena dia tidak suka bersekolah.
Ia kembali pada tahun 1978 dari Amerika untuk memulai bisnisnya di Indonesia. Bermodal relasi dari ayah dan partner yang sesuai, Irwan akhirnya memutuskan untuk menggeluti bisnis jam tangan.
Irwan mengaku, awal mula idenya ini berasal dari pelayanan yang tidak memuaskan di sebuah toko. Katanya, toko tersebut tidak punya pengetahuan yang baik terhadap produknya dan tidak memaksimalkan kekuatan brand.
Irwan Mussry menjadi sampul majalah Forbes (Foto: instagram/irwanmussry)
Akhirnya, Irwan memberanikan diri untuk membeli toko tersebut. Toko itu lah yang kemudian menjadi toko jam pertama di kawasan Menteng, Jakarta Selatan yang mempunyai hak untuk mendistribusikan merek Gucci dan TAG Heuer pada tahun 1980-an.
ADVERTISEMENT
Usahanya tersebut semakin hari kian membesar. Hingga saat ini, usahanya yang dibangun hanya dengan 10 orang pegawai kini sukses memperkerjakan 1.200 pegawai. Selain itu, Irwan juga sukses membuka ratusan toko jam tangan di seluruh Indonesia.
Pada tahun 2018, Forbes mencium keberhasilan Irwan tersebut. Ia pernah menjadi sampul majalah Forbes dan dijuluki “Master of Luxury Goods” atau penguasa industri barang mewah Indonesia.
Julukan itu memang pantas disandingkan dengan Irwan. Pasalnya, Time International sudah bisa bekerja sama dengan 70 merek mewah di dunia. Kini, Irwan tak hanya fokus pada bisnis jam tangan.
Ia sudah melebarkan bisnisnya ke bidang fashion. Irwan diketahui sudah membangun gerai pakaiannya di Surabaya yang menjual merek Fendi dan Tory Burch. Ia juga akan melebarkan bisnisnya di bidang kosmetik dan akan membuka gerai merek Laneige dan Innisfree di sebuah mal bilangan Jakarta.
ADVERTISEMENT
***
Saksikan video menarik di bawah ini: