• 0

USER STORY

PT KONTAK PERKASA | Jejak Macan Tutul Terdeteksi di Lereng Gunung Semeru

PT KONTAK PERKASA | Jejak Macan Tutul Terdeteksi di Lereng Gunung Semeru



PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Jejak Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas) terlihat di kawasan Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) tengah berupaya mengindentifikasi populasinya dengan memasang kamera pengintai.
Kepala Resort Ranupane Agung Siswoyo, mengatakan jejak terakhir keberadaan Macan Tutul diketahui di sekitar Jambangan tak jauh dari Kalimati atau radius 1 Km sebelum pos terakhir pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa.
"Jejak itu menandakan, jika ada keberadaan Macan Tutul di wilayah itu. Kita masih berusaha mengindetifikasi dengan memasang kamera pengintai," ujar Agung kepada detikcom, Rabu (10/1/2018).
Diungkapkan Agung, empat kamera pengintai telah dipasang di lokasi. Agar bisa mendeteksi pergerakan dari Macan Tutul dan jumlahnya.
"Sudah ada 17 kamera pengintai kita pasang, tujuannya mengetahui secara visual dari Macan Tutul yang ada. Lokasinya disebar di sejumlah titik. Hasilnya sampai saat ini belum dicek kembali," bebernya saat dihubungi.
Dari hasil perekaman terakhir, diketahui ada tiga ekor satwa langka itu, ditambah jejak yang tertinggal di kawasan Jambangan.
"Untuk di wilayah Kali Cilik berdekatan dengan Ranupane, sering terlihat adanya Macan Tutul. Akan tetapi jumlahnya total berapa belum dapat terindentifikasi dengan tepat,. Untuk yang di Kali Cilik Macan Tutul dewasa, yang di Jambangan kita duga remaja," urai Agung.
Macan Tutul jantan memiliki daya jelajah hingga radius 30 Km. Jenis betina selalu memilih berbaur dengan kelompoknya dalam memburu pakan.
Menurut Agung, satwa ini memiliki perilaku pemalu menyebabkan sulit mendeteksi secara tepat ruang geraknya.
"Keberadaan Macan Tutul menunjukkan mereka masih tercukupi untuk kebutuhan pakan. Tapi bukan berarti populasi mereka tak terancam, bisa saja dengan adanya alih fungsi hutan," bebernya.
Macan Tutul merupakan satwa dilindungi dan masuk daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN). PT KONTAK PERKASA


Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA



Sumber : news.detik

500

Baca Lainnya