Entertainment
·
5 Juli 2021 9:09
·
waktu baca 3 menit

PPI Dunia Orbitkan Artis Melalui Ajang Kompetisi Melody

Konten ini diproduksi oleh PPI Dunia
PPI Dunia Orbitkan Artis Melalui Ajang Kompetisi Melody (616098)
searchPerbesar
Kompetisi Melody Virtual Yang Diselenggarakan Oleh PPI Dunia
Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) pada (3/07) menggelar acara bertajuk Melody yang merupakan kompetisi tarik suara pertama yang diadakan oleh PPI Dunia. Acara kali ini bertemakan “The First Journey” dan digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting menghibur masyarakat di tengah pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Kompetisi tarik suara virtual ini digagas oleh Direktorat Pengembangan Inovasi, Bisnis dan Kemitraan PPI Dunia sebagai sarana dalam menyalurkan minat dan bakat para pelajar Indonesia di luar negeri agar mereka bisa termotivasi untuk meningkatkan produktivitas, kedisiplinan, rasa kompetitif, sportivitas, dan bisa menggali lebih banyak lagi potensi yang ada dalam dirinya, khususnya dalam bidang tarik suara. Tidak hanya itu, acara ini juga ditujukan untuk menggalang dana yang nantinya akan dialokasikan untuk membangun desa di Indonesia serta membantu menyukseskan acara Pelajar Dunia Membangun Desa (PARAMA) PPI Dunia.
Program ini akan dihadiri oleh para kontestan Melody, tiga juri kompeten dalam bidang tarik suara seperti Hadi Susanto yang merupakan Kaprodi Penciptaan Musik ISI Jogja, Edy Rapika Panjaitan selaku musisi dan komposer March PPI Dunia, Bintang Alya yang merupakan Finalis Rising Star Indonesia, dan dimeriahkan oleh bintang tamu Toffi Hamburg dan Sanggar Chatulistiwa.
PPI Dunia Orbitkan Artis Melalui Ajang Kompetisi Melody (616099)
searchPerbesar
Kompetisi Melody Virtual Yang Diselenggarakan Oleh PPI Dunia
Dalam sambutannya, Choirul Anam selaku Koordinator PPI Dunia periode 2020/2021 menyampaikan, “Melody merupakan program berjiwa muda ini sebenarnya terinspirasi oleh Indonesian Idol yang kemudian direalisasikan ke PPI Dunia bersama engagement dengan RCTI. Saya berharap kompetisi ini dapat diadakan secara berkelanjutan dan dapat mengorbitkan talenta menjadi artis PPI Dunia terlebih mengingat acara ini mendapat dukungan penuh oleh media nasional besar di Indonesia, seperti MNC dan RCTI.
ADVERTISEMENT
Sementara, Said Zaidansyah selaku Presiden IDN Global menuturkan, “Walaupun kondisi sekarang sedang sulit, tetapi PPI Idol bisa diselenggarakan dengan baik yang tersebar di berbagai belahan dunia karena cinta terhadap Indonesia dan memiliki talenta. Ini artinya dalam kesulitan, kita sebenarnya selalu bisa mencari kesempatan dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.”
Acara ini ditutup dengan diumumkannya 4 pemenang kompetisi ini yakni oleh Mikha Elisabeth Pardede dari PPI Jerman yang meraih juara pertama, sementara juara kedua diduduki oleh Felicia Lase dari PPI Australia, dan Rizka Yulfina dari PPI Jerman mendapatkan juara ketiga serta juara terfavorit dimenangkan oleh Inayah Salsabila dari PPI Mesir.
“Terima kasih kepada Tuhan, keluarga dan acara ini yang telah memberikan pengalaman baru dan teman-teman baru, juga kepada para dewan juri atas saran-sarannya yang membangun dan membantu saya untuk lebih baik lagi dalam bernyanyi. Saya bersyukur sekali hari ini kita semua adalah pemenang dan akhir kata, mengutip dari Bung Karno, bermimpilah setinggi langit jika engkau terjatuh maka engkau terjauh pada bintang-bintang,” ujar Mikha selaku pemenang Kompetisi Melody PPI Dunia tahun ini.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white