Information Quality Influencer dalam Menyampaikan Informasi Terkait COVID-19

Mahasiswa Program Sarjana Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia
Konten dari Pengguna
3 Desember 2021 16:41
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Putri Angelina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Information Quality Influencer dalam Menyampaikan Informasi Terkait COVID-19 (101076)
zoom-in-whitePerbesar
Information Quality Influencer/Sumber: Hasil Olahan Penulis
ADVERTISEMENT
Influencer merupakan individu yang memiliki pengaruh di media sosial karena memiliki followers. Di tengah situasi pandemi ini, banyak influencer yang ikut serta mensosialisasikan kebijakan pemerintah baik dalam hal protokol kesehatan, pembatasan sosial, hingga vaksinasi. Beberapa influencer tersebut di antaranya Deddy Corbuzier, Aulion, Jovi Adhiguna, dr.Tirta, Sarah Gibson, Awkarin, Arief Muhamad, dan masih banyak lainnya.
ADVERTISEMENT
Sosialisasi yang dilakukan influencer di media sosial tentunya dapat membantu pemerintah dalam menyebarluaskan kebijakan COVID-19. Akan tetapi, sumber informasi yang dimiliki influencer dalam menyampaikan informasi masih dipertanyakan. Trubus Rahardiansyah selaku pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti mengungkapkan bahwa influencer wajib paham dengan kebijakan pemerintah terkait COVID-19 agar informasi bisa tepat sasaran dan efektif. Hal ini disebabkan karena masyarakat Indonesia sangat latah sehingga dikhawatirkan masyarakat mempercayai semua informasi yang disampaikan para influencer tanpa memastikan kebenaran informasi tersebut terlebih dahulu. Selain itu, banyaknya informasi yang tidak akurat terkait COVID-19 juga menjadi kekhawatiran apakah informasi yang didapatkan influencer untuk dijadikan konten di akun media sosialnya memang informasi yang akurat dan kredibel?
Influencer yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan informasi kepada followers-nya diharapkan bisa mendapatkan pengarahan dari pemerintah terkait informasi yang hendak disampaikan. Akan tetapi, influencer di media sosial belakangan ini sangat membeludak, sehingga tidak mungkin bisa untuk pemerintah memberikan pengarahan kepada seluruh influencer yang ada. Selain memberikan pengarahan, pemerintah juga bisa membentuk tim khusus untuk memantau penyebaran informasi di media sosial terkhusus informasi terkait kebijakan COVID-19 yang disampaikan oleh para influencer ini. Mengingat kepercayaan masyarakat akan konten yang dibagikan oleh influencer umumnya dipengaruhi oleh nilai informatifnya yang kemudian akan membentuk kesadaran masyarakat terhadap suatu informasi dan pengambilan keputusan (Saima & Khan, 2021). Sehingga masyarakat dapat tergerak untuk menerapkan kebijakan penanganan COVID-19 dari informasi yang disampaikan oleh influencer.
ADVERTISEMENT
Terlebih saat ini sudah ada beberapa contoh influencer yang ternyata menyampaikan informasi yang tidak valid terkait COVID-19. Seperti Jerinx yang mengatakan bahwa COVID-19 hanyalah bisnis melalui akun Instagram pribadinya dan Anji yang menyampaikan bahwa ada obat herbal yang dapat menyembuhkan COVID-19 melalui kanal youtube pribadinya, padahal obat tersebut tidak ada bukti ilmiahnya dan telah disangkal oleh IDI. Hal ini tentu saja dapat mengikis kepercayaan publik terhadap COVID-19 karena dua orang tersebut memiliki followers yang lumayan banyak. Ini juga menunjukkan bahwa betapa pentingnya information quality influencer sebelum dipublikasikan ke media sosial. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan information quality influencer dalam menyampaikan informasi tidak selamanya benar sehingga masyarakat dituntut untuk lebih pintar dalam melihat validitas sebuah informasi yang disampaikan influencer sebelum mempercayainya.
ADVERTISEMENT
Sumber:
Saima & Khan, A.K. (2021) Effect of Social Media Influencer Marketing on Consumers’ Purchase Intention and the Mediating Role of Credibility, Journal of Promotion Management, 27:4, 503-523, DOI:10.1080/10496491.2020.1851847
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020