Konten dari Pengguna
Magang Berdampak Mahasiswa Manajemen UMY Hadirkan Katalog UMKM Caturharjo
11 Januari 2026 16:20 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari qorina laily maulana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Program magang berdampak yang dijalankan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di luar kampus, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa Manajemen UMY mengikuti program magang berdampak dengan skema prodi yang dilaksanakan di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan kemudian dimitrakan kembali ke Kalurahan Caturharjo.
ADVERTISEMENT
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menjalankan aktivitas administratif, tetapi turut terjun langsung ke lapangan untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Kalurahan Caturharjo. Kegiatan ini berfokus pada pendataan, dokumentasi, serta pendampingan legalitas dan digitalisasi UMKM.
Pendataan UMKM dan Potensi Usaha Lokal Caturharjo
Selama periode magang, mahasiswa berhasil mengunjungi dan mendata sebanyak 59 UMKM yang tersebar di berbagai padukuhan di Caturharjo. Jenis usaha yang didata pun sangat beragam, mulai dari kerajinan tangan, aneka kue, peyek, keripik pisang, hingga berbagai produk makanan lainnya. Namun, UMKM yang paling banyak ditemui adalah bakmi lethek, kuliner khas Caturharjo yang telah menjadi identitas lokal dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas.
ADVERTISEMENT
Penyusunan Katalog UMKM Kalurahan Caturharjo
Seluruh data UMKM tersebut kemudian dirangkum dan disusun menjadi sebuah buku berjudul “Katalog UMKM Kalurahan Caturharjo”. Katalog ini berfungsi sebagai media promosi sekaligus dokumentasi resmi UMKM lokal. Setiap UMKM dalam katalog memuat informasi penting seperti alamat usaha, nomor telepon, nama dan variasi produk, deskripsi singkat usaha, serta foto-foto produk yang telah didokumentasikan langsung oleh mahasiswa.
Pendampingan Digital dan Legalitas UMKM
Tidak berhenti pada pendataan, mahasiswa juga melakukan pendampingan digital dan legalitas usaha. Salah satu fokus utama adalah membantu pelaku UMKM yang belum terdaftar di Google Maps, belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), serta belum mengantongi sertifikat halal. Dari hasil pendampingan tersebut, mahasiswa berhasil mendaftarkan 14 lokasi usaha ke Google Maps, membantu pengurusan NIB bagi beberapa UMKM, serta memfasilitasi penerbitan 10 sertifikat halal, khususnya untuk pelaku usaha bakmi lethek.
ADVERTISEMENT
Melalui program ini, mahasiswa Manajemen UMY tidak hanya mengasah kemampuan akademik dan praktik lapangan, tetapi juga turut berperan dalam mendorong UMKM lokal agar lebih siap bersaing, baik dari sisi legalitas, visibilitas digital, maupun kepercayaan konsumen. Kehadiran katalog UMKM dan pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Caturharjo untuk naik kelas dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Program magang berdampak ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga keagamaan, dan pemerintah kalurahan mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

