Konten dari Pengguna
Mahasiswa UMY Dampingi Masjid KH Ahmad Dahlan Banguntapan Go Digital
9 September 2025 16:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Mahasiswa UMY Dampingi Masjid KH Ahmad Dahlan Banguntapan Go Digital
Mahasiswa UMY bantu takmir Masjid KH Ahmad Dahlan Banguntapan kelola media sosial. Upaya ini menjadikan dakwah lebih luas, informasi jamaah lebih mudah diakses, dan masjid makin dikenal masyarakat.qorina laily maulana
Tulisan dari qorina laily maulana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Sepuluh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang tengah menjalani program magang di Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendapat amanah melakukan observasi sekaligus pendampingan di Masjid KH Ahmad Dahlan Banguntapan, Kabupaten Bantul.
ADVERTISEMENT
Masjid ini dikenal aktif menjadi pusat ibadah dan kegiatan sosial-keagamaan. Sejumlah program rutin dijalankan, mulai dari kajian, TPA, hingga kegiatan berbagi untuk jamaah. Fasilitasnya pun terbilang lengkap, termasuk ruang singgah bagi musafir dan sarana ibadah yang nyaman.
Masjid Go Digital Bersama Mahasiswa
Meski demikian, takmir masjid mengungkapkan adanya tantangan di bidang pengelolaan media sosial. Mereka berharap masjid bisa lebih dikenal luas oleh masyarakat melalui platform digital, namun pengurus mengaku kesulitan karena keterbatasan kemampuan.
“Pengurus di sini kebanyakan sudah tua dan bisa dibilang gaptek. Tidak begitu paham tren media sosial, apalagi cara memasarkan kegiatan masjid lewat TikTok atau Instagram,” ujar salah satu takmir.
Untuk menjawab kebutuhan itu, mahasiswa UMY membantu membuat dan mengelola konten digital. Mereka merancang unggahan kreatif di media sosial, mulai dari dokumentasi kegiatan hingga informasi jadwal kajian, agar jamaah lebih mudah mendapatkan informasi.
ADVERTISEMENT
Harapan Kolaborasi
Pendekatan ini diharapkan bukan hanya mengenalkan masjid kepada masyarakat luas, tetapi juga mendekatkan generasi muda dengan aktivitas keagamaan. Media sosial menjadi jembatan baru bagi dakwah sekaligus memperkuat citra positif masjid.
Bagi mahasiswa, pengalaman ini memberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu pemasaran digital yang dipelajari di kampus. Sementara bagi pihak masjid, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadikan Masjid KH Ahmad Dahlan Banguntapan lebih adaptif dengan perkembangan zaman.

