Pencarian populer

5 Jenis Kanker yang Banyak Menyerang Remaja

www.cancer.org

Penyakit kanker telah menjadi beban ekonomi nomor dua terbesar di Indonesia, menyusul penyakit jantung di nomor satu. Berdasarkan data BPJS Kesehatan per September 2017, setiap tahunnya, dibutuhkan dana sebesar Rp 2,1 triliun untuk penyakit tersebut.

Dana sebesar itu tentu saja akan lebih baik jika dipergunakan untuk kebutuhan negara lainnya. Jadi, kalian sebagai generasi muda, sebaiknya menjaga kondisi kesehatan tubuh sebagai upaya mencegah penyakit ini.

Kenapa kamu harus mencegahnya? Karena penyakit kanker ternyata juga bisa menyerang remaja, lho! Tidak percaya? Berikut ada lima jenis kanker yang banyak dijumpai pada remaja.

1. Kanker Paru-paru

Kanker satu ini sepertinya cukup familiar karena banyak dijumpai di iklan-iklan rokok. Menurut spesialis paru dan pernapasan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, dr. A. Mulawarman Jayusman, SdP(K), meskipun pasien kanker paru-paru paling banyak berusia di atas 40 tahun, tetapi terjadi pula kenaikan perokok di usia SMP dan SMA.

Hal ini sangat mengkhawatirkan, mengingat bahwa semakin muda usia penderitanya, kanker paru semakin ganas dan peluang hidupnya semakin kecil.

Hal ini disebabkan karena kanker paru-paru di usia muda biasanya bersifat agresif dengan pertumbuhan sel kanker yang lebih cepat menyebar hingga ke tulang, kelenjar, otak, liver, dan ginjal.

Hasil pengamatan di RSKD menunjukkan bahwa remaja penderita kanker paru-paru hanya bisa bertahan selama empat bulan setelah didiagnosa. Waduh!

Kanker paru-paru punya beberapa penyebab utama, mulai dari pola makan yang dipenuhi makanan berlemak, merokok, polusi, hingga genetik.

2. Kanker Serviks

Kanker serviks menyerang jaringan serviks, yaitu organ penghubung rahim dengan vagina. Kanker ini berkembang dengan lambat dan tidak memunculkan gejala tertentu, yang seringkali menyebabkan terlambatnya diagnosa. Penyebab kanker serviks biasanya adalah infeksi human papillomavirus (HPV) serta kebiasaan merokok aktif maupun pasif.

Itulah mengapa di sekolah-sekolah telah diberikan imunisasi HPV bagi siswi-siswi se-Indonesia secara gratis. Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah adanya virus HPV tersebut.

Imunisasi ini sangat penting untuk dilakukan, terutama bagi kalian yang masih di usia remaja yang belum aktif secara seksual. Pencegahan bagi wanita yang sudah aktif secara seksual akan membutuhkan tahapan yang lebih rumit lagi dari sekadar imunisasi. Jadi, pastikan kamu mendapatkan imunisasi ini, ya!

3. Kanker Tulang

Sebagai remaja, kamu masih memiliki banyak sekali sisa waktu yang tentunya akan lebih baik jika dihabiskan dengan sehat walafiat. Maka dari itu, kamu wajib banget menjaga kesehatanmu agar kamu tidak perlu merasakan sakit dalam menghabiskan sisa waktu tersebut. Di usia senja, banyak orang sulit bergerak karena tidak memiliki tulang yang sehat. Tahukah kamu, bahwa ternyata ada kanker yang menyerang tulang?

Kanker tulang banyak terjadi pada anak-anak saat memasuki masa pubertas ataupun usia remaja. Biasanya, kanker tulang terjadi pada ujung tulang pipa pada kaki dan tangan serta tulang pipih seperti yang terdapat pada pinggang dan punggung. Kanker tulang dapat ditandai dengan beberapa gejala, misalnya merasakan nyeri pada saat menggerakkan tulang, badan terasa lemah, hilangnya kepekaan, hingga kelumpuhan.

4. Leukemia

Mungkin selama ini kamu banyak mendengar kanker jenis ini di film yang kamu tonton. Kanker yang menyerang sel darah putih dan sumsum tulang satu ini merupakan jenis kanker paling berbahaya, lho! Sebab, leukemia menyebabkan pembentukan sel leukosit secara abnormal. Hal ini akan menyebabkan terhentinya pembentukan leukosit, yang kemudian diikuti dengan gangguan produksi trombosit serta eritrosit. Tidak hanya itu, leukemia juga dapat menyerang otak dan menyebabkan rusaknya kulit, tulang, gusi, hingga limpa.

Jenis leukemia yang banyak terdapat pada remaja serta anak-anak ialah Acute Lymphoblastic Leukemia. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti terpapar sinar X sebelum lahir, perubahan atau gangguan genetik tertentu seperti Down Syndrome, serta adanya riwayat kemoterapi. Selain penyebab internal, ada pula penyebab eksternal seperti halnya paparan radiasi, polusi, zat kimia berbahaya, dan juga obesitas. Kanker ini akan memburuk dengan sangat cepat jika tidak mendapatkan penanganan segera.

Cara paling mudah yang dapat kamu lakukan untuk mencegah penyakit-penyakit menakutkan ini ialah dengan menerapkan pola hidup sehat serta menghindari merokok secara aktif maupun pasif. Kamu juga perlu segera memeriksakan diri ke dokter bila mulai merasakan gejala yang tidak seperti biasanya. Dengan begitu, jika ada sel kanker dalam tubuhmu, kamu akan dapat mendeteksinya secara dini, pada saat sel kanker tersebut masih lemah dan bisa diobati dengan lebih mudah.

Sumber: https://www.quipper.com/id/blog/tips-trick/your-life/jenis-kanker-menyerang-remaja/

Penulis: Evita

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: