• 7

Peta Teror di Indonesia Sepanjang 2016

Peta Teror di Indonesia Sepanjang 2016



Peta Teror Bom

Peta teror Bom sepanjang tahun 2016 (Foto: Rina Nurjanah/kumparan)
Sepanjang tahun 2016, terjadi sedikitnya enam serangan teror di Indonesia. Peristiwa itu menimbulkan korban jiwa dan luka. Polisi tak tinggal diam.
Rangkaian peristiwa teror di Indonesia tahun ini dimulai 14 Januari 2016. Kala itu, terjadi ledakan dan baku tembak antara teroris dengan aparat di Thamrin, Jakarta Pusat. Sebanyak 8 orang tewas dan 25 lainnya luka. Upaya penangkapan pihak yang terlibat terus dilakukan sejak saat itu.
Peristiwa teror lain juga terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Total ada 6 aksi yang sempat terjadi dan menimbulkan korban. Berikut video rangkaian aksi tersebut.
Aparat keamanan berupaya mencegah aksi teror berulang. Ada banyak aksi digagalkan dan sejumlah terduga teroris ditangkap, bahkan dilumpuhkan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Penangkapan di Batam 5 Agustus 2016. Kelompok Gigih Rahmat berencana melakukan serangan ke Singapura dengan senjata roket.
2. Penangkapan di Majalengka 23 November 2016. Kelompok Rio Priatna Wibawa ditangkap dengan bahan baku peledak HAMTD, ANFO, dan black powder berdaya ledak tinggi. Mereka hendak menyerang objek vital di ibu kota.
3. Penangkapan di Bekasi 11 Desember 2016. Kelompok Muhammad Nur Solihin ditangkap dengan bahan baku bom jenis triacetone triperoxide (TATP). Mereka berencana meledakkan bom di Istana Negara.
4. Penggerebekan di Deli Serdang 21 Desember 2016. Pelaku, Syafii yang bagian dari kelompok Gigi Rahmat Dewa, ditangkap dengan barang bukti satu buah bom tangan.
5. Penggerebekan di Payakumbuh 21 Desember 2016. Pelaku berinisial JT ialah bagian dari kelompok jaringan teroris Solo.

NewsBom TangselSerangan TerorisTerorisPolisi

500

Baca Lainnya